El Hadji Diouf

Sebagai pesepakbola, Diouf sering menjadi berita utama lebih untuk sifat konfrontasionalnya daripada karir profesionalnya.

Dia menghabiskan 12 tahun di Inggris untuk membela Liverpool, Sunderland, Bolton, Blackburn, Rangers dan Leeds. Dan setelah menyatakan tahun lalu bahwa ia ingin menjadi anggota parlemen di Senegal, Diouf mungkin memiliki peluang untuk menjadi presiden di negaranya.

Pria kelahiran Dakar berusia 37 tahun itu mengaku terinspirasi oleh George Weah yang kini menjadi presiden Liberia, dan bahkan dulu sempat membela AC Milan dan juga Chelsea ketika aktif bermain sepakbola.

Dalam wawancara terakhir bersama ESPN (7/2/2018), Diouf mengatakan: “Saya menjaga diri dan keluarga saya. Selama bertahun-tahun saya banyak memikirkan sepakbola tapi saya memiliki karir baru dan ini adalah karir politik.

“Saya telah mengambil keputusan untuk berkecimpung di dunia politik karena saya ingin mengubah keadaan di negara saya, dan saya siap melakukannya karena saya ingin menjadi generasi muda yang siap memberikan sesuatu untuk negara saya.

“Masa depan saya cukup terdefinisikan, dalam dua tahun ke depan saya akan bergabung dengan politik karena saya tahu sejak saat itu saya memiliki banyak perubahan di sepakbola. Saya memiliki banyak semangat untuk terjun ke politik, dan saya memiliki orang-orang yang mendukung saya di Senegal, yang juga membimbing saya. Saya juga yakin ada banyak orang yang percaya bahwa saya bisa memberikan sesuatu yang lebih baik dibanding politisi lainnya.

“Saya mengikuti kursus pelatihan tingkat tinggi, namun memutuskan untuk tidak melanjutkannya karena saya memiliki rencana lebih baik untuk hal-hal yang ingin saya lakukan.”

Diouf juga berharap dia lebih populer di Senegal daripada karir sepakbolanya di negara lain, meskipun Neil Warnock pernah membandingkannya dengan “seekor tikus”, sementara mantan rekan satu timnya di Liverpool seperti Jamie Carragher dan Steven Gerrard sempat memprediksi masa depannya lebih buruk.

“Saya mengerti banyak yang melihat masa lalu saya, sebagai pemain yang kontroversial dan mungkin merugikan beberapa pihak,” tambahnya. “Tapi saya memiliki pemikiran lebih baik, saya hanya ingin dukungan dan kesempatan untuk membuktikannya.”

Comments