Seperti yang telah diketahui bahwa pada saat ini, jabatan ketua umum PSSI sedang dipegang oleh Edy Rahmayadi yang juga menjabat sebagai Gubernur dari provinsi Sumatera Selatan. Meski menjabat di dua posisi penting di Indonesia secara sekaligus, Edy Rahmayadi menegaskan bahwa dirinya masih mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

Motivasi ini juga mendorongnya untuk menolak mundur dari jabatan ketua umum PSSI pada saat ini. Para pecinta sepakbola Indonesia dan publik warga negara Indonesia sendiri pada saat ini menginginkan sang ketua umum, untuk mau mundur dari kursi jabatannya sebagai ketua umum PSSI.

Keinginan para pecinta sepakbola Indonesia dan publik warga negara Indonesia, untuk mundurnya Edy Rahmayadi dari kursi ketua umum PSSI ini, tidak terlepas dari dirinya yang dinilai tidak mampu menyelesaikan tugas sebagai ketua umum PSSI dengan baik.

Menurut publik dan pecinta sepakbola di Indonesia, Edy Rahmayadi tak mampu bekerja dengan baik, dikarenakan sang ketua umum sekaligus gubernur tersebut memiliki posisi jabatan ganda. Terkait hal ini pun, Edy Rahmayadi memberikan ketegasannya, bahwa dirinya tetap akan mempertahankan posisinya sebagai ketua umum PSSI dan gubernur Sumatera Selatan, meski sedang didesak mundur.

Menurut pendapatnya, dirinya mengemukakan bahwa dia masih bisa menanngani kedua posisi penting tersebut. Edy Rahmayadi pun mengemukakan bahwa meski memegang dua jabatan sekaligus pada saat ini, dirinya tidak gila jabatan sama sekali.

Dalam sekali waktu, Edy Rahmayadi menegaskan bahwa dirinya memiliki keinginan untuk mundur dari jabatan ketum PSSI. Alasannya adalah bukan karena tidak mampu menangani, namun karena bully dan hujatan yang ditujukan kepadanya.

Menurut pandangannya, dirinya masih mampu menangani dua jabatan tersebut, asalkan dapat bekerja dengan santai dan tenang. Menurutnya juga, bekerja dengan santai dan juga tenang tersebut bukanlah karena dirinya tak mampu menangani posisinya pada saat ini, melainkan memang hal tersebut merupakan sifat bawaan dari lahir yang dirinya miliki.

 

Comments