Pemain depan Manchester United, Edinson Cavani, ‘semakin dekat dari sebelumnya’ dengan kesepakatan yang akan membawanya ke Boca Juniors musim panas ini, sumber mengatakan kepada ESPN.

Wakil presiden Boca Juniors, Juan Roman Riquelme, secara pribadi menangani negosiasi dengan penyerang Uruguay itu, kata sebuah sumber.

Cavani telah mencetak tujuh gol dalam 27 pertandingan sejak pindah ke Old Trafford dengan status bebas transfer pada Oktober. Dia menandatangani kontrak dua tahun, tetapi pemain berusia 34 tahun itu dan United memiliki opsi untuk mempersingkat kesepakatan di musim panas.

Pihak United dan Cavani juga memiliki opsi untuk menambah satu tahun kesepakatan yang ditandatangani pada Oktober lalu. Jika United memutuskan untuk tidak mengeksekusi opsi tersebut, klub harus membayarnya klausul pelepasan 2 juta eurp.

“Dia memiliki opsi untuk melanjutkan di Manchester, di mana dia merasa sangat disambut, tetapi opsi untuk kembali ke Amerika Selatan pada saat ini sangat nyata,” kata salah satu sumber.

“Mereka yang dekat dengannya berpikir bahwa ‘pada akhirnya dia akan menjadi orang yang membuat keputusan’ dan bahwa ‘tampaknya dia memiliki (keputusan) yang sangat jelas.”

Advertisement

Sumber mengatakan kepada ESPN pekan lalu bahwa United ingin menunggu sampai Cavani pulih dari cedera sebelum membuat keputusan tentang masa depannya.

Sumber sebelumnya mengatakan kepada ESPN bahwa rencana Cavani adalah tetap di Eropa musim depan untuk bersaing di liga papan atas menjelang Piala Dunia 2022 di Qatar.

Luis Cavani, ayah dari sang striker Uruguay, mengatakan kepada TyC Sports Argentina bulan lalu bahwa putranya memiliki ‘peluang 60% untuk bergabung dengan klub Amerika Selatan’ dan akan cenderung bermain untuk Boca Juniors.

Setelah wawancara ayahnya, Cavani memposting foto dirinya merayakan gol untuk United di Instagram bersama dengan pesan dalam bahasa Spanyol yang mengatakan bahwa dia ‘bangga’ mengenakan warna-warna itu.

Cavani, 34, kesal setelah dia diberi sanksi oleh FA dengan skorsing tiga pertandingan awal musim ini karena menggunakan istilah rasial dalam sebuah posting media sosial karena dia menganggap ungkapan dalam bahasa Spanyol – negrito – sebagai kata yang digunakan dalam cara penuh kasih sayang di negaranya.

Advertisement
Comments