Indonesia tengah berduka. Tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air sampai di berbagai negara. Aryn Williams mengaku sedih dengan kecelakaan ini. Bukan hanya berduka, Aryn Williams pun menggalang dana untuk korban dan keluarga korban.

Kondisi Liga 1 2020 yang tidak pasti, membuat klub ‘gundah gulana’. Sambil menunggu kepastian kompetisi, manajemen dan tim pelatih Persebaya memutuskan untuk menghentikan sementara latihan bersama Persebaya Surabaya.

Mendapatkan ketidakpastian kompetisi, manajemen dan pelatih Persebaya Surabaya memutuskan untuk menghentikan latihan bersama untuk sementara. Sejak akhir pekan lalu, pelatih dan manajemen menunda latihan bersama.

Gelandang asing Persebaya, Aryn Williams, kini bukan sedih dengan penundaan kompetisi, tapi juga dengan berita jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

Tidak hanya bersedih, Aryn Williams, pun mencoba menggalang dana untuk korban dan keluarga korban. Demi mendapatkan dana tadi, Aryn Williams melakukan kegiatan lari 6 km selama 30 hari.

Advertisement

“Saya menggalang dana untuk para korban dan keluarga korban kecelakaan tragis Sriwijaya Air (SJ 182). Saya akan berlari 6 kilometer per hari selama 30 hari untuk membantu tujuan ini,” tulis Aryn Williams di akun instagramnya.

Aryn Williams mengaku akan mendonasikan 1 Dollar Amerika di setiap kilometer yang dirinya tempuh.

“Saya akan mendonasikan $1 untuk setiap kilometer yang saya tempuh sepanjang Januari,” tambah Aryn Williams.

Terkait informasi jatuhnya pesawat, Aryn Williams mengaku tahu dari Instagram. Aryn Williams sedih dan kemudaina mencoba keluarga korban.

“Saya melihat pertama kali berita duka tersebut lewat Instagram. Berita tersebut juga sampai di media Inggris. Sya sangat sedih saat mengetahui berita itu, saya ingin membantu keluarga korban dengan cara yang saya bisa,” lanjut Aryn Williams.

Advertisement
Comments