REUTERS/David Gray

Federasi sepakbola Jepang baru saja mengumumkan telah memberhentikan pelatih kepala tim nasional mereka, Vahid Halilhodzic. Keputusan mengejutkan tersebut dibuat hanya dua bulan sebelum tim Samurai Biru berlaga di putaran final Piala Dunia. Apa alasannya?

Setelah membawa Jepang memuncaki grup kualifikasi AFC tahun lalu, posisi Halilhodzic sebagai manajer berada di ujung tanduk karena performa anak asuhnya yang menurun secara signifikan pada sejumlah laga Internasional di bulan Maret. Hasil imbang 1-1 melawan Mali diikuti oleh kekalahan tipis 2-1 atas Ukraina membuat banyak kalangan bertanya-tanya perihal masa depan pelatih gaek asal Bosnia tersebut. Akhirnya, Halilhodzic benar-benar dicopot dari jabatannya setelah JFA (Federasi Sepakbola Jepang) mengeluarkan pernyataan resmi pada hari Sabtu pekan silam.

Akira Nishino; Diwarisi Tugas Maha Berat

Direktur Tehnik JFA, Akira Nishino, langsung ditunjuk sebagai pengganti Halilhodzic, dan keputusan ini tentu menimbulkan pertanyaan dari sejumlah kalangan. Pasalnya, Jepang akan mengikuti putaran Final Piala Dunia di musim panas ini. Artinya, dalam kurun waktu sepuluh minggu, Nishino harus cepat beradaptasi dengan skuad asuhannya, terutama dari segi penerapan taktik. Hal ini tentunya tidak akan mudah dilakukan mengingat Jepang akan berhadapan dengan sejumlah tim kuat di penyisihan grup; antara lain Kolombia, Senegal dan Polandia.

“Anda tak akan pernah tahu apa yang bisa terjadi dalam sepakbola” tutur salah satu punggawa tim nasional Jepang, Maya Yoshida kepada¬†Kyodo News. “Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mendapatkan hasil baik (di Piala Dunia). Semua adalah tentang hasil di permainan ini” pungkas bek sentral andalan Southampton tersebut.

Comments