Eden Hazard tidak akan menghadapi dakwaan menipu official pertandingan dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) atas insiden penalti pada laga Derby London antara Arsenal melawan Chelsea. Menurut ESPN FC, insiden Hazard tidak dibawa ke panel FA sehingga sang pemain aman dari hukuman.

Chelsea mendapatkan hadiah penalti pada saat tertinggal satu gol oleh tuan rumah Arsenal. Dalam suatu momen di kotak penalti The Gunners, kaki Hector Bellerin terlihat mengenai dirinya dan wasit Anthony Taylor tak ragu menunjuk titik putih. Hazard tak memiliki masalah untuk mengeksekusi penalti dan mampu mengecoh Petr Cech untuk membuat kedudukan menjadi seimbang.

Laga tersebut akhirnya berakhir dengan skor imbang. Marcos Alonso membuat Chelsea nampak akan memenangkan pertandingan saat ia secara menyelesaikan umpan silang Davide Zappacosta pada menit ke 84. Akan tetapi bek kanan Arsenal Hector Bellerin mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan melalui golnya di menit kedua injury time.

Penalti yang diberikan Taylor sempat menuai kontroversi. Manajer Arsenal Arsene Wenger menggambarkan hadiah penalti tersebut sebagai “keputusan lucu.” Arsenal nampaknya kurang beruntung di tahun ini. Dalam 2 laga di tahun 2018, The Gunners sudah dihukum 2 kali penalti oleh sang pengadil.

Menurut peraturan baru yang diperkenalkan pada awal musim ini, Hazard bisa didakwa dengan tuduhan menipu perangkat pertandingan dan akan dihukum 2 laga bila terbukti. Namun sumber ESPN FC mengatajan bahwa karena tidak ada “bukti yang jelas dan luar biasa” bahwa Hazard telah menipu Taylor untuk mendapatkan penalti, insiden tersebut tidak akan dirujuk ke panel FA untuk dinilai.

Striker Everton Oumar Niasse dilarang bermain dalam dua pertandingan setelah terbukti telah melakukan diving untuk mendapatkan penalti dalam pertandingan imbang melawan Crystal Palace pada bulan November. Sementara gelandang West Ham Manuel Lanzini mendapat hukuman yang sama setelah mendapat penalti saat timnya meraih kemenangan 3-0 atas Stoke City bulan lalu.

Comments