Tekad Barcelona untuk menyamai catatan menakjubkan ‘The Invincibles’ Arsenal akhirnya harus kandas. Di laga ke 37 mereka musim ini, Blaugrana justru secara dramatis harus mengakui keunggulan tim papan bawah Levante dalam drama 9 gol yang berujung pada kekalahan 5-4 untuk Barca.

Setelah memastikan gelar jawara La Liga, barcelona mengendurkan intensitas bermain mereka sehingga Levante bisa tampil trengginas dan sempat unggul 5-1 terlebih dahulu.

Berlangsung di Estadi Ciutat de València, markas Levante, Barcelona sudah harus ketinggalan terlebih dahulu di sepuluh menit awal lewat aksi individu Jose Luis Morales. Pemain berusia 30 tahun itu menguasai bola di area tengah dan melakukan akselerasi dahsyat hingga menembus barisan pertahanan tim tamu yang lengah sebelum memberikan umpan manis kepada Emmanuel Boateng, yang berhasil menyarangkan gol pembukanya kendati sempat membentur tiang. Tepat di menit ke ’30, Boateng agi-lagi menghadirkan mimpi buruk bagi suporter Blaugrana setelah menceploskan bola untuk kedua kali dari jarak dekat. Dalam prosesnya, pemain yang pada malam itu bermain mengenakan topeng dengan lihai berkelit menghindari halauan kiper Marc Andre Ter-Stegen dan bek sayap Nelson Semedo. Gol kedua tersebut membuat Barca terlecut dan mampu membalas lewat sepakan akurat Phillippe Coutinho, dan babak pertama pun ditutup dengan skor 2-1.

Selepas turun minum, Levante hanya membutuhkan waktu 30 detik untuk memperebar jarak keunggulan. Bola sepakan bek muda Yerry Mina yang tidak jelas tujuannya berhasil direbut oleh Jose Campana. Gelandang asli Spanyol itu pun langsung merangsek maju ke lini pertahanan Barca dan menemukan kaki striker Bardhi di tepi kotak enam belas meter. Punggawa berusia 22 tahun itu tanpa ampun langsung menyepak bola dengan presisi hingga melengkung masuk setelah melewati jangkauan Ter-Stegen. 3-1 untuk Levante. Tak sampai lima menit setelah itu, gawang sang kiper Jerman kembali harus kebobolan lagi oleh Boateng, yang mencatatkan hattrick nya dengan gaya setelah lolos dari jebakan offside para pemain belakang Barca. Kemudian, dalam interval lima menit yang sama, umpan dari Roger menemukan kaki Bardhi lagi dan pemain asal Makedonia itu kembali melepas tembakan keras yang menaklukkan Ter-Stegen untuk kali kelima.

Coutinho sempat menuarkan harapan untuk Barca setelah mencetak dua gol yang membuat defisit gol mereka hanya menjadi dua dari tuan rumah, dan tak lama sebelum peluit panjang dibunyikan, Luis Suarez juga tak menyia-nyiakan kans dari titik putih dan mengatrol kedudukan menjadi 5-4, sayangnya, itu merupakan gol terakhir yang dibuat Barca pada laga tersebut, dan tim raksasa asal Catalan itu pun harus pulang dengan rasa kecewa setelah dipastikan gagal untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka hingga semusim penuh.

\Sakit tapi ga berdarah..

 

Comments