Manajer tim nasional Brasil, Tite, mengekspresikan rasa frustasinya setelah anak asuhnya gagal mempertahankan kedudukan dan harus rela berbagi angka dengan Swiss di laga pembuka Grup E Piala Dunia 2018.

Brasil sejauh ini menjadi salah satu kandidat kuat untuk memenangkan Piala Dunia, namun penampilan mereka kala menghadapi Swiss menimbulkan kekuatiran, kendati mampu unggul terlebih dahulu lewat sepakan pisang spektakuler Phillipe Coutinho.

Dalam konferensi pers selepas laga dengan BBC Sport, Tite mengakui bahwa timnya menyia-nyiakan banyak peluang. “Kami terlalu banyak membuang bola lepas dari sasaran, jika saja kami bisa sedikit lebih fokus, kami bisa membuat kiper Swiss bekerja lebih banyak” gerutu Tite. “Ekspektasi saya tentunya adalah untuk meraih kemenangan, dan jelas saya tidak bahagia dengan hasilnya” imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, Tite juga dimintai komentarnya tentang gol penyeimbang Swiss yang dicetak Steven Zuber setelah sempat mendorong bek Miranda hingga terjatuh. “Itu tidak ada hubungannya dengan penempatan posisi” papar Tite. “Itu adalah sebuah pelanggaran”

Kemudian, ketika dimintai keterangan perihal tidak memainkan Roberto Firmino sejak awal, Tite juga memberikan argumen terhadap keputusannya. “Firmino berada di momen yang bagus, jadi saya mempercayainya. Ada kekuatiran tentang laga pertama, jika anda ingin menang, anda ingin melakukannya. Dua per tiga jalannya laga, saya senang, lalu lawan menjadi semakin kuat dan kami tidak cukup melakukan bloking. Ada beberapa hal yang masih perlu dikerjakan dan juga harus lebih efektif dalam penyelesaian akhir” tukas Tite diplomatis.

Di laga kedua, Brasil sudah ditunggu Kosta Rika, yang sebelumnya hanya kalah tipis 1-0 dari tim kuat Serbia berkat gol tendangan bebas Alexander Kolarov.

Comments