Marco Reus

Marco Reus harus tinggal di Borussia Dortmund karena lingkungan yang akrab akan menjadi penting dalam membantu menemukan kembali bentuk terbaiknya, menurut Michael Zorc (direktur olahraga BVB).

Reus meragukan masa depannya di Dortmund saat ia mengungkapkan bahwa ia sedang memikirkan cara terbaik untuk melanjutkan karirnya.

Pemain internasional Jerman itu juga belum bermain sejak menderita cedera ligamen lutut pada bulan Mei dan kini telah memasuki 18 bulan terakhir kontraknya dengan klub tersebut.

Cedera adalah masalah paling mengganggu bagi Reus dalam tiga tahun terakhir, namun ia tetap menjadi pemain Dortmund yang ingin dipertahankan. Dan Zorc percaya bahwa tetap bertahan adalah keputusan terbaik untuk si pemain 28 tahun, dengan kembali ke kebugaran adalah tugas yang harus diselesaikan.

“Sangat normal bagi seorang pemain seusianya mulai memikirkan karir dan berpikir untuk mengambil langkah lain,” kata Zorc kepada Ruhr Nachrichten (21/1/2018).

“Di sisi lain, dia tahu apa yang dia miliki di Dortmund dan dia akan berada di sini, di lingkungan terbaik. Itu penting baginya dan saya pikir bisa membantunya untuk kembali ke puncak.

“Kami akan senang jika bisa terus bekerja dengan Marco. Dia adalah Dortmund, dia memiliki identifikasi tinggi dengan klub dan kota ini. Kami pasti akan mengadakan diskusi yang sesuai dalam waktu dekat.”

Salah satu pemain yang masa depannya kurang pasti adalah Alexander Isak, yang sampai direkrut pada Januari 2017 dan belum memberikan kontribusi.

Dortmund mengalahkan sejumlah klub besar dengan penandatanganan pemain muda Swedia itu senilai € 8.6 juta, namun Zorc mengakui bahwa sulit bagi si pemain 18 tahun itu untuk memberi kontribusi besar dibawah bayang-bayang Pierre-Emerick Aubameyang.

“Sulit baginya,” Zorc menambahkan. “Aubameyang jarang cedera dan memiliki banyak kekuatan, bahkan selama 90 menit. Kami melihat situasinya dan berdiskusi dengan penasihatnya tentang apa yang terbaik, tapi kami melakukannya secara teratur dengan setiap pemain.”

Kemudian ditanya tentang potensi hengkangnya kapten Gabon tersebut, Zorc menjelaskan: “Belum ada tawaran, dia keluar dari skuad karena alasan disiplin dan belum ada apapun dari luar sana.”

 

Comments