Neymar mengecam perilaku para pendukung Marseille saat bermain imbang 2-2 di pertadingan bertajuk Classique pada hari Minggu, dengan mengklaim bahwa dia “bisa makan siang” dengan beragam benda yang dilemparkan ke arahnya.

Ini adalah pertemuan dramatis di Stade Velodrome, dengan Neymar sering berada di tengah-tengah hal negarif, saat ia membatalkan gol pembuka Luiz Gustavo sebelum jeda istirahat.

Sepanjang pertandingan, striker tim nasional Brasil itu menjadi target beberapa penggemar tim tuan rumah, termasuk melemparkan benda ke lapangan.

Neymar kemudian dikirim keluar lapangan karena mendapat kartu kuning kedua setelah bentrok dengan Lucas Ocampos, sebelum Edinson Cavani menyelamatkan PSG dengan gol penyeimbang di akhir pertandindingan.

Setelah bentrokan tersebut, yang melihat skuad asuhan Unai Emery tetap tak terkalahkan di papan klasemen atas dalam 10 pertandingan musim ini, Neymar meratapi perlakuannya.

“Para pendukung melemparkan segala macam benda ke arah saya, saya bisa makan siang menggunakan itu,” katanya, seperti dikutip Sky Sport (23/10/2017).

“Ada baguette, jus jeruk, Coca-Cola. Itu bukan sepakbola, itu seperti jamuan makan dan mungkin saya bisa membagikannya pada rekan setim.

“Terlepas dari apakah itu di sini atau di Copa Libertadores, ini bukan sepakbola, bukan cara untuk melakukannya. Sama saja dengan pergi ke restoran dan memukul seorang koki dengan pisau dan garpu.

“Mungkin orang-orang yang melihat pertandingan itu akan merasa lapar, sekaligus marah karena tidak ada sisi baik dalam pertandingan.”

Neymar juga dituduh kehilangan kesabaran saat bentrok dengan Ocampos, meskipun dia tidak berpikir itu benar dan percaya kartu merah itu adalah keputusan wasit yang terlalu keras.

“Saya telah melihat banyak hal buruk dalam sepakbola dan tidak ada yang diusir dari lapangan karena perselisihan semacam ini,” tambahnya.

“Saya bertanggung jawab atas kesalahan saya, tapi saya tidak kehilangan kesabaran. Kami harus siap, mengingat pihak lawan akan mencoba segalanya melawa.

“Saya juga tahu pertandingan ini memanas, terlebih banyak yang bilang ini adalah salah satu pertandingan klasik di Prancis, jadi siapa yang bisa memastikan bahwa pertandingan ini masih aman-aman saja?”

Comments