Klub Bundesliga Schalke 04 kabarnya baru saja resmi menonaktifkan salah satu punggawa mudanya, Maximillian Meyer. Gelandang gesit itu tak akan bermain lagi sampai kontraknya habis di akhir musim karena telah melakukan wawancara yang tidak diperbolehkan.

Meyer memang disinyalir akan hengkang dari Schalke pada musim panas mendatang menyusul habisnya masa kontrak pemuda berusia 22 tahun tersebut. Namun setelah dituduh petinggi klub bahwa ia termotivasi oleh uang, Meyer berontak dan membeberkan kepada pers bahwa ia tengah di bully oleh tim administrasi klub tersebut. Wawancara perihal topik inilah yang akhirnya membuat Meyer ‘dibekukan’ oleh Schalke 04.

“Sebuah wawancara ilegal oleh pemain resmi Max Meyer telah menghasilkan konsekuensi untuk sang gelandang berusia 22 tahun” tulis pernyataan resmi Schalke 04. “Max Meyer tidak akan lagi ambil bagian dalam sesi pelatihan dengan tim dalam dua minggu ke depan hingga akhir musim dan secara langsung tidak akan lagi digunakan (dalam pertandingan). Kontraknya bersama Schalke 04 akan habis di akhir musim”

Keputusan atas kelangsungan karir Meyer tersebut mengejutkan banyak pihak, termasuk sejumlah staf internal Schalke 04 sendiri. “Impresi saya dalam jangka waktu panjang adalah bahwa Max sangat nyaman di sini” ujar pelatih kepala Schalke, Giovanni Tedesco.”Itulah yang dikatakannya dalam pembicaraan pribadi dengan staf pelatih. Saya sangat kecewa dengan serangan personal yang ditujukan kepadanya dan tak bisa memahaminya” tukas juru taktik asal Italia tersebut.

Sementara direktur olahraga Schalke, Christian Heidel, menolak semua tudingan bahwa klub tersebut menyalahgunakan wewenang atas Meyer. “Kami tidak bisa mentolerir prosedur dan pernyataan ini” cetus Heidel. “Yang lebih mengganggu kami dari tuduhan yang salah adalah tuduhan tindakan bullying, yang kami tolak secara keras, Schalke 04 selalu bertindak benar terhadap Max Meyer” tukasnya dengan nada tegas.

Comments