Relasi antara Madura United dengan mantan bintang marquee nya; Peter Odemwingie, sepertinya akan semakin memburuk. Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut dikatakan berniat untuk menuntut pemain Nigeria tersebut hingga ke level FIFA dengan tuduhan melakukan penipuan dan pelanggaran kontrak.

Odemwingie diketahui sudah kembali ke Inggris di akhir Liga 1 musim silam karena merasa sering diincar secara fisik oleh para pemain lawan di Indonesia dengan tekel-tekel berbahaya. Sementara Madura United sendiri menganggap Odemwingie masih terikat kontrak secara sah dan meminta sang winger untuk kembali bergabung. Bukan hanya menolak, Odemwingie malah menuntut pihak Madura United untuk membayar sejumlah uang karena tidak membayar uang muka kontraknya yang sebesar 65 ribu dolar U$.

“Kami disebut (oleh Odemwingie) lalai membayarkan uang muka 65 ribu dolar AS, dan hal itu berbuah penalti 125 ribu dolar dikalikan lima persen per hari” ungkap manajer Madura United, Haruna Soemitro mencoba merinci besarnya uang yang diminta Odemwingie.

“Kami bereaksi terhadap sikap Peter yang tidak profesional. Kami sudah menyewa pengacara yang kompeten, Umar Husein. (Dalam mengajukan tuntutan) pada FIFA, kami juga sudah menunjuk salah satu lawyer yang punya kompetensi. Madura mulai hari ini akan ofensif dalam memperjuangkan hak dari klub!” Sambungnya berapi-api.

Pengacara Madura United, Umar Husein, juga membeberkan sikap Odemwingie selama merumput di Madura United musim lalu yang terlalu sering absen. “Ada beberapa hal yang mengindikasikan dia melakukan tindakan yang mengarah pada penipuan. Musim lalu, dia sering mangkir dengan alasan sakit, sekitar sepuluh pertandingan. Itu sudah masuk ke ranah penipuan!” cecar Umar.

Wah, koq makin runyam jadinya?

Comments