Winger muda Borussia Dortmund, Jadon Sancho, belum lama mengaku bahwa ia masih ingin bertahan di klub tersebut sampa batas waktu yang belum ditentukannya, terlepas ketertarikan dari klub lamanya, Manchester City.

Setelah meninggalkan Inggris di tahun 2017, Sancho langsung menjelma menjadi salah satu bakat muda terbaik Eropa dan berperan besar dalam kiprah positif Dortmund di kancah Bundesliga sejauh ini. Tujuh gol serta sepuluh assistnya membantu Si Tembok Kuning untuk bercokol di papan atas klasemen sementara, serta membuat dirinya juga ditaksir beberapa klub elit Benua Biru; termasuk Manchester City.

Namun ketika ditanya apakah ia ingin hijrah ke klub yang lebih besar untuk mengembangkan karirnya, Sancho mengatakan bahwa saat ini ia hanya ingin fokus di Dortmund. “Nanti (akan pindah). Saya hanya ingin bermain sepakbola dan saya mendapatkan kesempatan itu di sini. Saya bahagia saat ini” papar Sancho seperti dilansir Daily┬áMail.

“(Kendala bahasa) cukup mengkuatirkan saya, tapi ketika saya datang dan semua orang mulai berbicara bahasa Inggris, saya jadi lebih nyaman. Bahasa Jerman saya tidaklah fasih, namun saya berusaha, saya harus belajar” tuturnya kemudian.

“Saya beradaptasi dengan sangat baik. Jelas, saat saya pertama tiba, keadaan sedikit sulit karena saya tidak dekat dari rumah. Tapi keluarga saya telah membantu saya di situ – dan juga klub”

“Bermain di luar (Inggris) bukanlah hal besar bagi saya. Sejak muda saya memang sering jauh dari rumah jadi saya merasa nyaman (dengan keadaan demikian). Saya pikir ‘kenapa tidak Jerman?’ dan lihat apa yang terjadi sekarnang” pungkasnya sumringah.

Kesuksesan Sancho di Jerman memang berdampak cukup besar dalam mengilhami klub Bundesliga lainnya melakukan langkah serupa untuk menggaet bakat muda dari Inggris. Bersamaan dengan kedatangannya, Hoffenheim menghadirkan Reiss Nelson dari Arsenal dengan status pinjaman. Terakhir, Bayern Munchen pun ikutan ‘terinspirasi’ dan tengah getol merayu wonderkid Chelsea, Callum Hudson-Odoi, agar mau hijrah dan merumput di Allianz-Arena.

Comments