Tanpa terasa kita sebentar lagi akan memasuki jeda musim untuk Liga Primer Inggris, dan sekarang banyak khayalak penikmat sepakbola sudah mulai bisa melihat klub mana yang sudah mendatangkan pemain yang oke di musim panas silam dan mana yang hanya sekedar buang-buang uang. Berikut kami jabarkan sebelas pemain baru klub Liga Inggris yang menampilkan performa terburuk yang tentunya berada di bawah banderol gaji ataupun biaya transfer mereka dalam format kesebelasan fantasi 4-4-2. Check them out!

Kiper : Joe Hart

Klub : West Ham United

Biaya transfer : (Pinjaman dari Manchester City)

Sejak kedatangan Pep Guardiola di Manchester City, keadaan seperti berbalik seratus delapan puluh derajat bagi Joe Hart. Dari pilihan tak tergantikan di tim utama, ia tersingkir total hingga harus menjalani karirnya dengan status pinjaman di Torino dan kemudian West Ham. Apakah Pep membuat keputusan yang salah? Jika melihat statistik belakangan ini, sepertinya tidak. Di Torino musim lalu, Hart kebobolan sebanyak 60 kali dan tahun ini pun keadaan tidak lebih baik meski ia telah bermain di tanah kelahirannya sendiri. Kebiasaan buruk Hart yang gemar keluar sarang dan kebobolan gol-gol spektakuler masih juga terjadi. Terakhir, gawangnya dijebol punggawa veteran Everton, Wayne Rooney dari jarak setengah lapangan lebih! Bisa dibilang, Hart hanya akan menyaksikan rekan-rekannya berlaga di Piala Dunia mendatang dari layar kaca.

 

Bek kanan : Pablo Zabaleta

Klub : West Ham United

Biaya transfer : Gratis

Kendati didatangkan secara cuma-cuma karena dirinya baru saja dilepas City, West Ham tentunya membayar gaji yang tidak sedikit bagi Pablo Zabaleta. Sebetulnya kedatangan pemain Argentina tersebut ke tim inti The Hammers cukup membuat banyak dahi mengernyit. Pasalnya Zabaleta telah berusia 32 tahun dan melewati masa emasnya, seperti yang terlihat dari performanya di lapangan. Bek sayap kanan itu kerap menjadi titik lemah terjadinya gol ke gawang West Ham, hingga saat ini baru meraih dua kemenangan di kancah Liga. Ya, semoga biaya yang dikeluarkan untuk menggaji Zabaleta sebanding dengan hasil penjualan kaus sang pemain.

 

Bek tengah : Antonio Rudiger

Klub : Chelsea

Biaya transfer : 29 juta pounds

Meski dirinya mencetak gol tunggal kemenangan atas Swansea di laga terakhir, tetap saja performa Rudiger belum bisa dikatakan sebanding dengan banderol serta ekspektasi yang mengelilingi kedatangannya ke Stamford Bridge. Digadang-gadang akan menjadi penerus John Terry, nyatanya bek asal Jerman tersebut malah lebih sering menjadi pesakitanl seperti kala The Blues dihajar Manchester City dan Burnley. Di kancah Liga Champion pun Rudiger masih terlihat belum padu dengan para rekannya dan menunjukkan performa jauh di bawah dirinya kala masih berseragam AS Roma. Di usia 24 tahun, masih banyak waktu bagi Rudiger untuk berkembang, tapi tentu pelatih Antonio Conte mengharapkan hal yang lebih baik dari pemain yang datang dengan reputasi mentereng.

 

Bek tengah : Victor Lindelof

Klub : Manchester United

Biaya transfer : 31 juta pounds

Berharga lebih mahal dari Rudiger, nasib Lindelof di Manchester United malah lebih tidak jelas lagi. Bek Swedia itu lebih sering menjadi penghuni bangku cadangan dan kala diturunkan, permainannya jauh di bawah standar dan fans Setan Merah mungkin masih ingat blundernya yang membuat United dikalahkan Huddersfiled di awal musim. Pelatih Jose Mourinho kerap memasang Lindelof di partai Carabao Cup dan Liga Champion, tapi Lindelof kelihatan masih bingung dengan strategi yang mesti ia terapkan dan menyebabkan timnya kalah di tiga dari empat kesempatan dimana ia bermain. Memang masih ada waktu bagi Lindelof untuk beradaptasi, tapi semua tentunya sudah tahu bagaimana pendek sabarnya Mourinho terhadap pemain yang menurutnya tak memberi kontribusi; tanyakan saja pada Romelu Lukaku atau Kevin De Bruyne yang pernah dilepas The Special One di usia yang masih terbilang muda.

 

Bek kiri : Andy Robertson

Klub : Liverpool

Biaya transfer : 10 juta pounds

Robertson diproyeksikan Klopp untuk mengisi slot di sisi kiri pertahanan Liverpool sejak didatangkan dari Hull City di awal musim. Tapi pada perkembangannya, justru Alberto Moreno yang mengalami kemajuan pesat sehingga pemain Skotlandia itu pun lebih sering ‘diparkir’ di pinggir lapangan. Kendati bermain cukup apik di tiga laga dimana ia dipasang, namun Robertson sepertinya harus meningkatkan kualitasnya karena toh masih kalah di bawah Moreno; pemain yang musim lalu sampai digantikan perannya oleh pemain multifungsi, James Milner.

 

Gelandang kanan : Jacob Murphy

Klub : Newcastle United

Biaya transfer : 15 juta pounds

Nama yang masih cukup asing dibanding yang lain dalam daftar ini, namun Jacob Murphy mencolok karena Newcastle merogoh kocek cukup dalam untuk meminangnya dari Norwich. Nyatanya pemain berusia 22 tahun itu tidak begitu memberikan kontribusi dan permainannya pun masih tanggung. Murphy diturunkan di empat laga terakhir The Magpies, yang semua berakhir dengan kekalahan. Pertanyaannya : sampai kapan pelatih Rafa Benitez akan menunggu hingga sang gelandang mampu membuat gebrakan?

 

Gelandang tengah : Gylfi Sigurdsson

Klub : Everton

Biaya transfer : 45 juta pounds

Gylfi Sigurdsson adalah pemain yang bagus, hal itu tak diragukan lagi. Yang jadi masalah adalah ketika Everton mendatangkannya dengan harga ‘mewah’ kendati sudah memiliki segudang pemain di posisi playmaker. Alhasil, Sigurdsson pun tak bisa memaksimalkan kemampuan karena kerap didapuk menjalani peran yang asing baginya, termasuk menjadi striker kala The Toffees dibantai Southampton telak 4-1. Bagusnya, Sigurdsson mencetak gol indah jarak jauh yang sudah jadi ciri khasnya di laga tersebut, namun untuk harga di atas 40 juta pounds, bisa dikatakan ia masih menunjukkan permainan yang jauh di bawah ekspektasi.

 

Gelandang tengah : Davy Klaasen

Klub : Everton

Biaya transfer : 26 juta pounds

Ada asa yang terpancar kala Everton berhasil mendatangkan Davy Klaassen ke Goodison Park. Jong Belanda itu menjadi kapten yang berhasil menghantarkan Ajax Amsterdam ke final Liga Europa musim lalu, tapi seiring waktu berjalan, harapan pun mulai sirna. Klaassen secara harafiah belum memberikan kontribusi apapun bagi The Toffees dan para fans Ajax pastinya mulai bertanya-tanya kenapa ia bersedia meninggalkan Amsterdam untuk berjuang memerangi degradasi di Liverpool. Sejauh ini, Klaassen baru membukukan empat penampilan di Liga Inggris tanpa satu gol atau assist pun; menunjukkan betapa parahnya tim pemandu bakat Everton dalam mencari pemain yang cocok bagi klub Merseyside tersebut.

 

Gelandang kiri : Marko Arnautovic

Klub : West Ham United

Biaya transfer : 24 juta pounds

Bahkan setelah beberapa musim yang gemilang di Stoke, banyak pengamat masih terbelalak ketika West Ham mendatangkan Marko Arnautovic dengan banderol di atas 20 juta pounds. Momen terbaik pemain Austria itu hanya timbul kala menghadapi tim-tim divisi bawah di Piala Carabao, sementara untuk kancah Liga Inggris, Arnautovic tak banyak membantu dalam perjuangan The Hammers dari pekan ke pekan. Salah satu ‘kontribusi’nya yang paling dikenang hanyalah kartu merah yang didapatnya kala menghadapi Southampton bulan Agustus silam. Rumor bahwa watak bengalnya mulai menyebabkan kerenggangan di ruang ganti pun merebak dan membuat kedatangannya ke West Ham semakin terlihat tak berarti.

 

Striker : Fernando Llorente

Klub : Tottenham Hotspur

Biaya transfer : Dirahasiakan

Llorente sempat dikenal sebagai striker klasik Eropa paling mematikan di beberapa musim silam, terutama kala membela Athletic Bilbao dan kemudian Juventus. Di Swansea pun ia cukup gemilang dengan torehan 33 gol dari 15 laga, maka tak heran publik pendukung Tottenham menyambut kedatangannya dengan sukacita, terlebih klub harus bersaing ketat dengan Chelsea untuk menggaetnya. Nyatanya, saat ini, performa Llorente di Tottenham jeblok total. Sejauh ini ia baru total bermain delapan kali termasuk di dua laga Liga Inggris tanpa melesakkan sebiji gol pun. Terakhir, pemain senior asal Spanyol itu malah dikabarkan mengalami krisis kepercayaan diri setelah gagal memaksimalkan peluang emas kala Tottenham ditundukkan Leicester dengan skor tipis 2-1. Ditambah lagi dengan semakin bersinarnya duet ujung tombak The Lilywhites saat ini; yakni Harry Kane dan Son Heung Min, maka bisa dikatakan nasib Llorente di Wembley bisa dibilang tinggal menghitung waktu.

 

Striker : Kelechi Iheanacho

Klub : Leicester City

Biaya transfer : 25 juta pounds

Pendukung Leicester bergairah kala klub berhasil meminang jasa pemain depan berprospek cerah, Kelechi Iheanacho, dari Manchester City. Namun fakta berkata lain, hingga saat ini pemuda asal Nigeria tersebut belum memberikan gol maupun assist di kancah liga, dan baru mencetak satu gol di Piala EFL. Penampilan Leicester sendiri di musim ini memang bisa dikatakan tidak konsisten, tapi melihat banderol transfer Iheanacho yang cukup besar, sepertinya wajar jika The Foxes berharap sang striker bisa menghasilkan dampak positif untuk mengangkat performa juara Liga Inggris dua musim lalu tersebut.

 

 

Comments