Didier Deschamps berharap Prancis dapat “menandai dan menetralisir” pergerakan Lionel Messi dan Argentina pada Sabtu malam, tetapi mengakui bahwa bintang tersebut dapat memberikan “percikan” dari segala situasi.

Prancis mengamankan tempat di fase gugur pertama dan mengistirahatkan para pemain utama melawan Denmark di pertandingan terakhir grup, sesuatu yang Argentina tidak dapat lakukan.

Messi memberikan momen gemilang saat melawan Nigeria, memberi Argentina keunggulan dengan gol pembuka yang fantastis dan mereka akhirnya menang 2-1 berkat gol penting Marcos Rojo, mengamankan pertarungan melawan Prancis di Kazan.

Dan sementara Argentina telah tampil mengesankan untuk mencapai fase ini, Deschamps tahu Messi memiliki kemampuan untuk mengakhiri perjalanan Prancis di turnamen.

“Messi adalah Messi,” kata Deschamps kepada wartawan di Kazan Arena, dikutip ESPN.

“Lihatlah statistiknya, 65 gol dalam 127 pertandingan, itu sangat mudah. Mudah-mudahan dan semoga saja kami bisa menandai dan menetralkan (pergerakan) dia, tapi dia bisa membuat perbedaan dengan sangat sedikit peluang.

“Ketika Anda bermain melawan Argentina dan Messi, ada beberapa cara untuk membatasi pengaruhnya, begitulah setidaknya. Tetapi tim mereka sangat berpengalaman, kami berbicara tentang Messi, tetapi (Javier)Mascherano memiliki banyak caps, jadi terbiasa dengan tekanan.

“Kami memiliki banyak pemain yang tidak berpengalaman dan tidak bisa dijadikan alasan, ini adalah kenyataan. Kami akan melakukan yang terbaik untuk segala sesuatunya berjalan dengan baik.”

Kemungkinan besar pertahanan Deschamps pada hari Sabtu akan berisi tiga pemain – Lucas Hernandez, Samuel Umtiti dan Raphael Varane – yang pernah bermain bersama Messi atau secara teratur melawan dia di LaLiga.

Tetapi Deschamps tidak selalu berpikir itu akan menjadi keuntungan.

“Saya berharap dapat menjawab pertanyaan Anda setelah pertandingan dengan ‘ya’,” Deschamps menambahkan. “Saya tidak yakin itu menjadi suatu keuntungan, tapi itu bukan kerugian.

“Messi bermain di Spanyol, kami tahu dia membuat perbedaan, tetapi jika Anda telah bermain melawan dia maka mungkin Anda menyadari situasi yang bisa terulang di lapangan.

“Tapi Messi adalah Messi, dengan bakatnya, dia mungkin memberikan keajaiban dengan sangat sedikit peluang dan membuat perbedaan. Dia tidak dapat diprediksi.”

Comments