Bintang muda Inggris dan Tottenham Hotspur, Bamidele ‘Dele’ Alli belum lama mengungkap bagaimana sepakbola telah menyelamatkan dirinya dari kemungkinan untuk tumbuh di jalanan dan melangkah ke jalur yang salah.

Saat ini, Alli merupakan salah satu pebola belia terbaik yang dimiliki Inggris, namun siapa sangka masa kecil sang pemuda cukup kelam dan ia bisa saja menjadi pelaku kriminal jika tidak mengenal permainan sepakbola. “Saya masuk ke lingkungan yang salah dari usia dini. Sepakbola adalah distraksi yang hebat dari jalan yang saya hendak ambil kala itu” tutur Alli membuka kisahnya pada ES Magazine.

“Saya sangat beruntung menemui orang-orang yang membantu saya melewati masa tersulit dan membantu saya tumbuh menjadi seperti sekarang ini” imbuhnya.

“Ada banyak yang tidak diketahui orang-orang tentang saya, tapi mereka menganggap paling tahu segalanya. Saya belajar untuk tidak menyia-nyiakan segala sesuatu. Saya bisa memiliki sepakbola sebagai profesi saya, tapi anda harus berjuang untuk hal-hal dalam hidup” tukas Alli kemudian.

Di usia yang baru menginjak 22 tahun, sulit dipercaya bahwa Alli telah tiga musim penuh berada di level teratas bersama Tottenham Hotspur. Total ia telah diturunkan di 150 laga dan tinggal sedikit lagi bisa mencetak gol ke 50 nya untuk The White Lillies. Permainan konsisten Alli dalam menstabilkan lini tengah, baik secara menyerang maupun bertahan telah menjadikannya salah satu sosok vital bagi pelatih Mauricio Pochettino dalam mempertahankan Tottenham tetap berada di papan atas Liga Primer Inggris. Alli juga terpilih sebagai salah satu dari 23 nama yang diboyong Gareth Southgate ke Rusia dan diharapkan mampu membawa Three Lions melangkah jauh di gelaran Piala Dunia tahun ini.

Comments