Belum lama setelah mengutarakan hal negatif tentang Barcelona, rupanya terkuak bahwa Daniel Alves nyatanya pernah berhasrat untuk kembali ke klub yang telah membesarkan namanya tersebut. Bek sayap asal Brasil itu kabarnya sempat sangat tidak kerasan dan ingin segera angkat koper dari kota Turin.

Masih hangat berita tentang Alves yang menyebut Barcelona tidak tahu terima kasih, rupanya sang pemain pernah meminta agen serta perwakilannya untuk mengontak klub Catalan tersebut di bursa transfer musim dingin Januari silam, kala ia sedang menjalani masa pemulihan setelah cedera patah tulang kaki yang dideritanya bulan November tahun lalu. Alves juga dikatakan tidak betah dengan iklim Italia Utara dan gaya permainan Serie A yang menuntut kesabaran bermain taktis dan kurang cocok dengan gayanya yang senantiasa merangsek ke barisan depan untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan.

Alves juga disebut-sebut terus memantau tim utama Barcelona sepeninggal dirinya, yang memang kini tengah mengalami musim yang buruk. Pos bek sayap kanan yang dipercayakan pada Aleix Vidal juga belum memberikan pengaruh maksimal, terlebih sang pemain muda kini juga dibekap cedera. Alasan lain bagi Alves adalah rasa rindunya terhadap anak kandungnya yang masih berdomisili di Barcelona bersama mantan istrinya. Lalu apa respon Barca?

Rupanya pihak klub menerima telpon dari perwakilan Alves dan mengatakan kendati mereka menyambut baik tawaran tersebut, mereka mengingatkan mantan bintang Blaugrana tersebut bahwa dialah yang memutuskan untuk pergi saat kontraknya di Camp Nou sebenarnya masih menyisakan waktu satu tahun lagi.

Kini, setelah permintaanya ditolak, Alves nampak mencoba sekeras mungkin untuk beradaptasi. Ia berhasil mencetak 1 gol ketika Juventus melibas Porto di ajang Liga Champion, dan kabarnya kini pun tengah dipantau oleh klub Liga Inggris Manchester City, serta(tentunya) sejumlah klub Liga Super China. Pemain berusia 33 tahun itu pun sepertinya tak perlu kuatir lagi akan masa depannya, meski sudah memasuki usia ‘senja’ seorang atlit sepakbola.

Comments