Pelatih tim nasional Kroasia, Zlatko Dalic, memuji Luka Modric menjelang semifinal Piala Dunia melawan Inggris, mengatakan gelandang itu dalam bentuk terbaik dalam karirnya.

Modric, 32, telah menjadi bintang selama turnamen yang berlangsung di Rusia, dan telah diganjar dengan penghargaan man of the match dalam tiga dari lima kemenangan Kroasia.

Gelandang Real Madrid itupun disebut-sebut sebagai pesaing Golden Ball, yang kemungkinan bermain di Piala Dunia terakhirnya, dan Dalic senang melihat Modric dalam bentuk terbaiknya.

“Ini adalah kualitas yang telah ia tunjukkan selama bertahun-tahun. Ketika Anda melihatnya berlari setelah 115 menit untuk mengambil bola, itu menunjukkan keinginannya, yang hadir dengan rekan satu tim lainnya untuk melakukan sesuatu,” kata Dalic pada konferensi pers, dikutip ESPN.

“Luka telah mencapai semua yang mungkin di level klub tetapi belum melakukannya untuk tim nasional. Karena ini adalah Piala Dunia terakhirnya, mengingat usianya, saya sangat senang dia di antara empat besar Piala Dunia, tetapi semua pemain sedang berusaha.

“Kami meraih kesuksesan sebagai tim kompak yang pantang menyerah, yang bekerja untuk satu sama lain dan ini mungkin salah satu periode terbaik untuk Luka. Dia memainkan sepakbola terbaik dalam hidupnya.”

Kroasia memiliki beberapa kekhawatiran cedera jelang pertandingan dini hari nanti di Moscow, dengan bek kanan Sime Vrsaljko menjadi kekhawatiran utama karena cedera lutut, sementara penjaga gawang Danijel Subasic juga terluka melawan Rusia di perempatfinal.

Dalic menegaskan Vrsaljko cukup meragukan, sementara dia bersikeras kelelahan tidak akan menjadi alasan setelah timnya terpaksa memenangkan adu penalti dalam pertandingan beruntun.

“Vrsaljko memiliki masalah ini. Kami ingin pemain yang siap 100%. Kami akan melihat setelah sesi latihan ini,” tambahnya.

“Kami membutuhkan semua pemain tetapi mereka semua harus bugar di lapangan. Kami telah memainkan lima pertandingan sulit dan mereka telah mengambil segalanya dari mereka.

“Kami lelah tetapi tidak ada alasan: kami harus ke semifinal. Terakhir saat kami di sini untuk menikmati diri sendiri dan memberikan yang terbaik, kami tidak ingin mengatakan lelah atau kelelahan, meskipun tidak begitu yang sebenarnya.

“Masih ada kesempatan untuk melakukan segalanya.”

Comments