Kendati sudah dipastikan tak lolos ke babak knockout, namun pencapaian Korea Selatan di Piala Dunia 2018 bisa dikatakan luar biasa. Ksatria Taeguk berhasil menghempaskan juara bertahan Jerman dengan skor mencolok 2-0, sekaligus memupus harapan mereka juga untuk melewati penyisihan grup.

Jerman memulai laga secara tipikal dengan penguasaan bola yang baik, namun tidak bisa menciptakan peluang berkualitas. Terlepas dari tempo yang dibangun tim Panser, Korea Selatan lah yang membuka kans pertama melalui Son Heung Min, sayang tendangan punggawa Tottenham itu masih melambung jauh ke atas mistar gawang. Setalhnya, giliran Matt Hummels yang menendang bola tepat ke pelukan Hyun-Woo Cho. Skor kacamata pun bertahan hingga turun minum, dan sepertinya akan terus demikian hingga peluit panjang berkumandang, namun di menit injury time, keajaiban mulai terjadi.

Kemelut di mulut gawang dapat dimanfaatkan bek Korsel, Kim Young-Gwan dengan tendangan keras yang menghujam sudut atas jala Neuer. Wasit harus berkonsultasi dengan VAR untuk menentukan apakah gol tersebut tidak Offside. Setelah mengamati tayangan ulang dengan seksama, sang pengadil pun membuat gestur lingkaran dengan kedua tangannya, sebagai tanda sah. Sorak sorai pun pecah dari para pendukung negeri Ginseng. Skor 1-0 tersebut cukup untuk melecut tim Jerman, namun malah menjadi blunder fatal bagi mereka. Di menit 90+4, Manuel Neuer ikut naik membantu penyerangan namun bolanya mampu direbut oleh seorang pemain bertahan Korea, yang langsung mengirim bola jauh ke arah Son yang berlari secepat kilat. Striker berparas tampan itu pun akhirnya tinggal menceploskan si kulit bundar ke gawang yang kosong menganga.

Sayangnya, hasil istimewa tersebut tidak bisa meloloskan Korea ke babak berikutnya, karena Swedia berhasil menaklukkan Meksiko. Namun setidaknya mereka kalah dengan terhormat, sementara Jerman meneruskan kutukan juara bertahan Piala Dunia seperti halnya Prancis, Spanyol dan Italia, yang langsung tersingkir di penyisihan grup empath tahun setelah berhasil meraih gelar Piala Dunia.

Comments