Awan cerah nampaknya mulai memayungi Selhust Park. Bagaimana tidak, pasca meraih hasil buruk di 7 pertandingan awal, Crystal Palace berhasil meraih kemenangan perdanannya di ajang Premier League. Tak tanggung-tanggung, anak asuh Roy Hodgson ini menghabisi perlawanan juara bertahan Chelsea dengan skor 2-1.

Hasil tersebut memang tidak mengangkat posisi The Eagles di dasar klasemen. Klub asal London ini baru mengoleksi poin 3 dari 8 pertandingan. Di atas mereka ada Bournemouth dan Leicester City yang berselisih sebiji dan dua poin. Akan tetapi optimisme untuk bertahan di Premier League telah kembali.

Menghadapi Chelsea yang tidak diperkuat bomber andalan Alvaro Morata dan gelandang N’golo Kante, Crystal Palace melakukan sedikit perubahan. Mereka tidak memiliki penyerang tengah yang mumpuni usai cederanya Cristian Benteke. Alhasil, Wilfired Zaha yang baru sembuh dari cedera diplot sebagai ujung tombak oleh Roy Hodgson. Mantan pemain MU ini sejatinya adalah pemain sayap.

Namun keputusan Hodgson untuk menempatkan Zaha sebagai penyerang terbukti benar. Pemain asal Inggris ini mampu mencetak gol kemenangan Palace pada penghujung babak pertama. Sebelumnya, kedudukan sama kuat saat gol Palace yang dicetak melalui gol bunuh diri Cesar Azpilicueta mampu disamakan oleh gelandang asal Perancis Teimoue Bakayoko.

Chelsea mencoba berbagai upaya untuk menyamakan skor. Akan tetapi serangan yang dilancarkan menemui kebuntuan. Hingga laga berakhir skor tetap tidak berubah. Bagi The Blues, kekalahan ini merupakan kekalahan ketiga mereka di musim ini. sebelumnya Chelsea takluk dari Burnley pada laga perdana Premier League dan Manchester City pada pekan ketujuh. Agaknya mereka akan menemui kesulitan untuk mempertahankan gelar di musim ini.

Perjuangan Roy Hodgson untuk mengangkat Crystal Palace dari zona degradasi akan berlanjut. Di bulan Oktober, mereka akan bertandang ke markas Newcastle United dan menjamu West Ham. Patut dinanti berapa poin yang dapat diraih dalam 2 laga tersebut.

Comments