Antonio Conte siap merotasi pemainnya ketika Chelsea kembali ke Liga Champions pada hari Selasa (12/9) malam waktu setempat. Tim peraih gelar juara Liga Primer Inggris tersebut akan memainkan pertandingan kedua mereka dari tujuh pertandingan pada bulan September saat kampanye Grup C mereka di bukan dengan melawan Qarabag di Azerbaijan.

Sebuah pertandingan liga di kandang Arsenal pada hari Minggu dan Conte tidak siap untuk meminta terlalu banyak pemain di awal musim. “Anda tidak pernah merasa santai di Inggris karena anda harus bermain di liga yang tangguh dan juga Piala FA dan juga Piala Carabao,” kata manajer tersebut. “Saat ini kami mulai bermain di Liga Champions untuk bermain 60 hingga 65 pertandingan, itu adalah sesuatu yang normal dan tidak mudah.”

“Di masa lalu, sebelum pertadingan Liga Champions, anda akan beristrirahat. Di Inggris tidak mudah untuk melakukan ini. Bila anda membuat keputusan pada seleksi pemain, selalu ada resikonya. Resikonya bisa dimainkan dengan pemain yang sama seperti ketika melawan Leicester City dan kemudian setelah pertandingan: ‘Kenapa anda tidak mengubah tim yang sudah kelelahan?’

Advertisement

“Anda tahu betul jika anda menang, anda telah membuat keputusan terbaik, jika anda mengalami kekalahan, itu adalah keputusan terburuk. Saya harus realistis, saya harus tenang, membuat keputusan terbaik untuk tujuh pertandingan ini. Ini normal bila anda haris bermain tujuh pertandingan dalam 21 hari untuk merotasi pemain saya. Saya sangat tenang tentang hal ini karena saya mempercayai pemain saya,” tambah Conte.

Chelsea tidak berada di dalam kompetisi kontinental pada musim lalu setelah mereka menyelesaikan liga diposisi ke 10 di kampanye sebelumnya, termasuk pemecatan dari Jose Mourinho. Ini adalah pertama kalinya dalam 2- tahunh terakhir Chelsea tidak terlibat di kompetisi Eropa dan mereka berada di setiap tahapan Grup Liga Champions sejak musim 2003-04.

Conte memiliki silsilah di Liga Champions sebagai pemain, mencapai empat pertandingan final, dan memenangi satu gelar. Sebagai manajer, dia berhasil membawa Juventus ke babak perempat final dan dia ingin membuat tanda baru dengan Chelsea, ketika sempat berhasil menjuarai kompetisi elit Eropa di tahun 2012 silam, namun dia meyakini bahwa dirinya membutuhkan waktu.

Advertisement
Comments