Spekulasi seputar Carlo Ancelotti dan kosongnya posisi manajer Leicester City sepertinya tidak akan membuahkan hasil, menurut Paul Clement (manajer Swansea City).

The Foxes, yang berjuang naik dari zona degradasi Premier League dengan satu kemenangan dari delapan pertandingan, memecat Craig Shakespeare pada tengah pekan lalu dan telah menempatkan Michael Appleton sebagai manajer sementara untuk menghadapi Swansea.

Rumor tersebut muncul menunjukkan Ancelotti – yang meninggalkan Bayern Munich bulan lalu setelah kalah 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions – bisa mengambil alih posisi di King Power Stadium.

Namun Clement, yang bekerja di bawah Ancelotti saat melatih Chelsea, PSG, Real Madrid dan Bayern, yakin pria asal Italia tersebut akan terus menikmati hari libur dari sepakbbola hingga 2018-19 dimulai.

“Terakhir kali saya berbicara dengannya, dia mengatakan bahwa dia akan beristirahat dan ingin pergi ke klub lagi musim panas mendatang. Saya tidak mengerti mengapa hal itu akan berubah,” Clement mengatakan pada sebuah konferensi media.

“Dia akan menikmati sisa tahun ini dan tentu saja bagus untuknya.”

Clement juga mengungkapkan rasa simpati terhadap Shakespeare, tapi merasa pemecatan Frank de Boer dari Palace menjadi kejutan yang lebih besar.

“Ini memalukan ketika rekan manajer lain kehilangan pekerjaannya. Kita semua tahu tekanan yang kita hadapi,” Clement menambahkan.

“Dia melakukannya dengan baik, tidak hanya sebagai manajer di akhir musim lalu, tetapi juga dalam perannya sebagai asisten dan di belakang layar untuk membantu tim tersebut menjadi juara.

“Dia mendapatkannya, mencoba mendorong para pemain dan memenangkan lima pertandingan pertamanya musim lalu, bahkan berjalan dengan baik di Liga Champions.

“Ini menyedihkan karena delapan pertandingan di mana dia dinilai berdasarkan hasil dan mereka telah memutuskan untuk melepaskannya. Saya berharap dia mendapat yang terbaik dan berharap dia mendapat posisi lain.

“Lebih mengejutkan ketika Frank De Boer dipecat setelah empat pertandingan, tentu saja masih ada kesempatan tapi rasanya terlalu singkat untuk membuat keputusan bahwa seseorang tidak cukup baik untuk membawa tim maju.”

Comments