Kendati timnya lolos ke perempat final Liga Champion dengan agregat total 5-2, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku tidak senang dengan hasil leg kedua yang diterima para anak asuhnya. Pasalnya, pasukan Biru Langit harus menelan kekalahan dari Basel dengan skor 2-1 di kandang sendiri.

Bermain dengan percaya diri tinggi di Etihad Stadium usai menang 4-0 di leg pertama kontra Basel, City nampaknya terlalu santai dalam meladeni permainan tim asal Belgia tersebut, terlebih saat Gabriel Jesus mencetak gol pembuka yang menjauhkan selisih gol menjadi 5, namun Basel menunjukkan kekuatan mental mereka dengan menggebrak balik melalui gol Mohammed Elyounoussi dan Michael Lang. Selepas pertandingan , Guardiola langsung memberi komentar dan menyatakan bahwa meskipun ia gembira City dapat lolos ke perempat final, namun kekalahan tersebut bukanlah sesuatu yang bisa diterima.

“Kami senang ada di perempat final, sangat senang dengan hal itu” papar Guardiola kepada¬†CityTV

Advertisement
. “Babak kedua kami tidak menyerang dan bahkan lupa untuk mengoper bola. Babak kedua betul-betul sangat buruk” cetusnya kemudian.

Guardiola hanya mempertahankan Ilkay Gundongan dan Bernardo Silva di kesebelasan inti dari tim yang berhasil menang 4-0 di leg pertama. Ia memainkan Gabriel Jesus untuk pertama kalinya tahun ini di laga tersebut, serta memberi debut berharga bagi pemain jebolan akademi berusia 17 tahun, Phil Foden.

“Perbedaan di perempat final, adalah semua tim akan sangat tangguh dan menguras tenaga” tambah Guardiola. Kami akan mencoba untuk siap dan kembali (ke performa awal) karena kami telah melakukannya di sejumlah pertandingan baru-baru ini.” tukas mantan juru taktik Barcelona tersebut.

Di perempat final, City akan bergabung dengan Liverpool, Real Madrid dan Juventus untuk menentukan siapa yang pantas bertarung di partai puncak untuk memperebutkan Piala ‘Si Kuping Besar’ nan prestisius.

Advertisement
Comments