Manchester United kembali melanjutkan dominasi mereka di kancah domestik setelah berhasil melaju ke babak semifinal Piala FA. Anak asuh Ole Gunnar Solksjaer mengatasi perlawanan Chelsea lewat aksi gentas Paul Pogba.

Kendati kedua tim bermain cukup imbang di babak pertama, United lebih jeli memanfaatkan kesempatan hingga Ander Herrera dan Paul Pogba mampu mencetak dua gol sebelum turun minum. Pogba menjadi sosok instrumental di lini tengah dengan satu assist dan satu gol serta aksi apik selama 90 menit lebih sebagai penghubung lini belakang dan lini depan.

Untuk menekan balik serbuan tim tamu, Sarri pun memasukan Willian di babak kedua menggantikan Pedro. Sayangnya, pemain asal Brasil itu tak berkutik melewati hadangan Luke Shaw di sisi lapangan. Lini pertahanan Setan Merah memang bermain gentas pada malam itu dan mampu menghalau serangan demi serangan yang dilancarkan The Blues dengan jitu.

Sementara statistik pasca-laga mengungkap betapa tidak efektifnya skema ‘Sarriball’ yang diusung Sarri dan Chelsea, serupa dengan apa yang terjadi kala klub London tersebut dilibas secara mengenaskan oleh Manchester City dengan skor 6-0 beberapa pekan silam. Situs Opta mencatat bahwa Chelsea hanya melakukan dua tembakan ke gawang selama 90 menit pertandingan kendati menguasai bola sebanyak 67%. Hal ini tentu membingungkan karena di tubuh Chelsea saat ini ada sejumlah pemain depan jempolan yang tak usah diragukan dalam urusan menembus pertahanan lawan, seperti Hazard, Willian dan Gonzalo Higuain.

Jika Sarri masih tetap kekeuh untuk mengusung skema ‘Sarriball’ nya yang mulai terbaca, maka bukan tidak mungkin posisi Chelsea akan terus melorot dari enam besar di akhir musim, atau mungkin bahkan manajer asal Italia tersebut yang kehilangan pekerjaannya terlebih dahulu.

Comments