Chandra Wahyudi, selaku manajer Persebaya Surabaya, belum lama ini, telah membeberkan alasan kenapa Djajang Nurjaman dipecat dari kursi kepelatihan tim berjuluk Bajul Ijo ini. Menurutnya, Sikap yang diambil oleh pengurus klub sudah berdasarkan pertimbangan yang cukup matang dan sudah sejak lama.

Pada Sabtu (10/8) kemarin, setelah pertandingan Persebaya Surabaya melawan Madura United, manajemen klub bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo ini, telah resmi memecat Jajang Nurjaman sebagai pelatih Persebaya Surabaya. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2.

Manajer Persebaya Surabaya mengatakan,”Kami harus mengambil keputusan terbaik. Kami juga punya level penilaian sendiri. Sampai akhirnya kami melakukan evakuasi dan memang harus melakukan hal itu.”

“Itu sudah menjadi tugas manajemen klub untuk menentukan siapapun yang bisa bertahan dan siapa yang keluar di tim ini. baik itu pelatih, pemain, official tim, semuanya kami evakuasi. Siapapun yang bisa memberi dampak buruk tim, lebih baik kami berhentikan bertugas.” Tambahnya.

Penampilan Persebaya Surabaya sampai pekan ke-13 kompetisi Shopee Liga 1 musim 2019 ini, memang tidak terlalu bagus. Mereka berada di posisi ketujuh klasemen sementara kompetisi nomor satu Indonesia ini.

Dalam 13 penampilannya. Persebaya hanya bisa meraih kemenangan hanya empat kali saja. enam kali hasil imbang. Dan tiga kali hasil kalah. Itu membuat klub tersebut cuma bisa mengumpulkan 18 poin saja.

“Setelah melakukan tiga belas pertandingan, dan poin yang didapatkan 18 saja, dengan hal tersebut, Persebaya Surabaya masih belum aman. Beda sekali dengan musim. Dalam pekan ke-13, kami bisa mengumpulkan 23 poin di putaran pertama Liga.” Tambahnya.

“Musim ini, kami cuma mendapatkan empat kemenangan. Dan itu sudah di pekan ke-13. Itu hal yang buruk. Seharusnya kami bisa lebih baik dari musim lalu. Karena dari segi pemain dan pelatih, seharusnya kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik juga.” Tambahnya lagi.

Comments