Penyerang anyar Bayern Munchen, Sandro Wagner, baru saja menjadi sorotan media karena mencetak gol debut dengan kemaluannya kala membawa Die Roten menggulung Hoffenheim dengan skor mencolok 5-2. Sejumlah pengamat bahkan konon memperdebatkan apakah gol tersebut bisa dianggap offside karena dibuat menggunakan bagian tubuh yang tak lazim dan terlalu ‘menonjol’.

Wagner diturunkan sebagai pemain pengganti kala Bayern menjamu Hoffenheim besutan Julian Nagelsmann, dan pada akhirnya tim Bavaria tersebut dengan hebat mampu membalikkan defisit 2 gol dengan 5 angka balasan. Selepas laga, Wagner dengan bangga memuji alat vitalnya yang disebut sebagai ‘bagian tubuh terbaiknya’. “(Gol itu) adalah hasil campuran dari area ini (sambil mengerling ke selangkangan). Tapi saya tak mau bahas tentang itu sekarang” papar Wagner sembari tersenyum penuh arti.

penuh. arti

“Bagian (tubuh) terbaik saya mungkin terlibat (dalam gol yang dicetaknya), tapi saya tidak yakin lagi. Itu berlangsung dalam sekejap. Itu rasanya sangat menyenangkan” tuturnya kemudian.

Kejadian menggelikan nan langka itu tentunya langsung menjadi pokok pembahasan sejumlah media dan netizola (netizen sepakbola), yang bahkan secara teknis mengaitkannya dengan aturan offside. Dengan aturan tertulis yang menyatakan bahwa semua bagian tubuh yang berpotensi menciptakan gol bisa dihitung sebagai offside, apakah ini berarti para pemain sepakbola pria akan memiliki ‘keunggulan’ yang berbeda-beda tergantung dengan ukuran kemaluan mereka? Apakah gol yang diciptakan Wagner akan menjadi titik awal revolusi terhadap aturan baku sepakbola?

Ga usah mikir terlalu dalam deh, guys, dia hanya mencetak gol dengan bagian tubuh yang ‘terlalu’ menonjol..

 

 

 

Comments