Casemiro mengatakan bahwa memenangkan Liga Champions akan menjadi pencapaian yang lebih besar daripada yang dimiliki Barcelona (La Liga dan Copa del Rey).

Juara La Liga itu memperpanjang rekor tak terkalahkan musim ini di divisi teratas Spanyol dengan hasil imbang 2-2 di El Clasico di Camp Nou.

Kartu merah yang didapat Sergi Roberto pada akhir babak pertama karena tampak memukul wajah Marcelo tampaknya akan membuat tugas sang raksasa Catalan lebih berat, tetapi Lionel Messi mengembalikan keunggulan yang dibatalkan oleh Cristiano Ronaldo sebelum Gareth Bale menyelesaikan tembakannya di menit ke-72 dengan cara yang mengesankan.

Real Madrid memiliki sedikit waktu untuk persiapan final Liga Champions melawan Liverpool, dengan Casemiro mengklaim gelar ketiga Eropa berturut-turut akan menjadi sesuatu yang lebih baik dari apa yang didapat Barca.

“Tidak masalah jika Barca sudah menjadi juara,” kata Casemiro kepada Movistar (7/5/2018). “Saya lebih memilih final Liga Champions, selamat kepada mereka karena mungkin mereka bermain lebih baik di La Liga.

“Mereka kekurangan satu pemain, tetapi kualitas pemain mereka terlihat saat skor 2-1. Tanpa Cristiano, kami kehilangan sedikit determinasi di babak kedua, tapi hasil yang adil telah dibuat.”

Advertisement

Kubu Los Blancos merasa gol Messi seharusnya dianulir karena pelanggaran yang dibuat Luis Suarez pada Raphael Varane dalam perebutan bola, sementara Marcelo tampaknya dilanggar oleh Jordi Alba di akhir pertandingan.

“Wasit bisa memberikan penalti untuk Marcelo,” tambah Casemiro. “Tapi kami tidak bisa berbicara tentang dia, wasit ingin melakukan yang terbaik. Ini adalah hasil imbang, pertandingan yang bagus untuk kedua belah pihak.”

Sementara itu Suarez mengakui dia sempat tidak ingin melanjutkan permainan terkait insiden dengan Varane.

“Varane mengendalikannya dan saya hanya menginjakkan kaki,” kata Suarez. “Tapi itulah keputusan wasit, kadang-kadang mereka melakukannya dengan benar dan kadang tidak, saya sedikit terkejut bahwa dia membiarkan pertandingan terus berlanjut.

“Kami unggul dua kali di papan skor. Kartu merah Sergi menyakiti kami, tetapi tim melakukan pekerjaan dengan fisik yang spektakuler, bertahan dengan baik. Hasil imbang juga tidak buruk.”

Advertisement
Comments