Nasib Gennaro Gattuso sebagai pelatih AC Milan sepertinya sudah di ambang batas. Pihak klub tersebut malah dikabarkan tengah mendekati sosok lain sebagai pengganti pria Italia tersebut; salah satu kandidat terkuat adalah manajer PSV Eindhoven, Mark Van Bommel.

Van Bommel memang cukup sukses membesut PSV selama beberapa musim belakangan. Jejak rekam gemilang itulah yang membuat Milan kemudian menganggap sang meneer Belanda sebagai figur yang tepat untuk menahkodai skuad utama mereka selepas musim 2019/2020.

Rumor tersebut semakin menguat setelah Milan memutuskan untuk mempertahankan Gattuso hanya sampai musim kompetisi ini berakhir, setelah Rossoneri gagal tampil stabil di kancah Serie-A sejauh ini.

Seperti halnya Gattuso, Van Bommel adalah pemain jempolan pada eranya. Mulai dikenal sejak menembus akademi PSV Eindhoven dan menjadi andalan di klub tersebut, Van Bommel kemudian melanglang buana di kancah tertinggi sepakbola Eropa bersama Barcelona dan AC Milan. Meskipun hanya merumput di San Siro selama dua musim, Van Bommel adalah pemain vital di kompetisi 2011/2012 kala Milan merebut Scudetto

Advertisement
ke 18 mereka sepanjang sejarah. Van Bommel dikenal sangat mencintai Milan dan meninggalkan klub tersebut dengan perpisahan yang cukup emosional. Hingga saat ini, para Milanisti masih menganggapnya sebagai salah satu legenda yang layak disanjung tinggi.

Selepas gantung sepatu, Van Bommel langsung melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih PSV Eindhoven. Musim ini, ia membantu klub tersebut untuk menempati peringkat kedua di Eredivisie dengan koleksi poin serupa pemuncak klasemen Ajax Amsterdam di angka 80. Para pengamat juga menyanjung habis sepak terjang PSV bersama Van Bommel di Liga Champion.

Advertisement
Comments