Eric Cantona tidak berpikir Jose Mourinho adalah sosok yang tepat untuk Manchester United dan melihat mantan klubnya menjalani banyak cobaan saat ini.

United sekarang ini terjebak diluar lima besar klasemen dan baru kembali menang ketika menghadapi Everton pada hari Minggu, membalikkan situasi untuk awal musim yang buruk.

Spekulasi yang berkepanjangan atas masa depan Mourinho dan hubungannya dengan pemain bintang seperti Paul Pogba, telah memberikan latar belakang untuk musim yang telah membawa lima kemenangan dari sepuluh pertandingan liga dan gugur di ajang Piala EFL ketika menghadapi Derby County.

Juventus menang 1-0 di Old Trafford pada pertengahan pekan dan hal itu membuat Cantona menanggapi situasi mantan klub yang pernah dibelanya.

“Dia bukan pria yang tepat untuk wanita yang tepat,” katanya ketika membahas hubungan Mourinho dengan klub. “Ini cara Anda bermain. Anda bisa kalah dalam pertandingan tetapi Anda mengambil risiko. Anda kalah melawan Juventus dan mereka memiliki 70% kepemilikan bola di Old Trafford.

“Bisakah Anda membayangkan itu dengan Ferguson di bangku cadangan?”

Cantona mengakui penampilan Manchester City yang dominan sebagai juara bertahan Premier League membuat United kesulitan.

“Saya menderita. Dan saya semakin menderita ketika saya melihat City bermain sangat luar biasa,” tambahnya. “Tapi saya pikir anak-anak perlu memiliki contoh. Mereka membutuhkan pemain hebat, gerakan hebat, sepakbola kreatif untuk mengidentifikasi diri mereka sebagai pemain atau tim.

Advertisement

“Dan saya pikir mereka (United) sekarang kehilangan generasi pemain muda. Para pemain muda ini mengidentifikasi diri mereka dengan cara City bermain. Bisakah kita menerima itu? Tidak.”

Mantan striker Prancis itu juga berbicara tentang rasa hormatnya kepada Mourinho tetapi yakin mantan pemain United akan menjadi kandidat ideal untuk membawa klub melangkah lebih baik, memberi contoh seorang Zidane di Real Madrid.

“Kami melihat Zidane, yang merupakan mantan pemain Real Madrid, tidak pernah mengelola tim sebelumnya dan ia menjadi pelatih Real Madrid. Mereka memberinya kesempatan,” ungkap Cantona.

“Guardiola juga sama untuk Barcelona. Antonio Conte di Juventus, Ancelotti di Milan. Mereka semua mantan pemain di klub-klub itu dan mereka diberi kesempatan dan mereka memenangkan banyak hal.

“Di United, mereka tidak pernah memberi kesempatan kepada pemain yang tahu klub dari dalam, siapa yang tahu identitas dan filosofi klub.”

Advertisement
Comments