Bek andalan Juventus dan timnas Italia, Giorgio Chiellini belum lama ini mengungkapkan kesedihannya melihat kepergian pemain muda sarat potensi, Mattia Caldara ke AC Milan. Kendati demikian, Chiellini mengaku paham mengapa palang pintu berusia 24 tahun itu ‘dikorbankan’ demi menjamin kedatangan Cristiano Ronaldo ke Turin.

Seperti dilaporkan harian Football Italia, Chiellini merasa cukup kecewa karena Juventus kehilangan Higuain dan Caldara sekaligus ke klub rival AC Milan, terlebih Caldara yang dianggapnya bisa menjadi punggawa andalan Si Nyonya Tua di masa depan. Adapun kedua nama di atas dipergunakan Juve sebagai alat tukar untuk memulangkan kembali tandem Chiellini di benteng pertahanan, yakni Leonardo Bonucci.

“Dia adalah pemain yang bisa berkarir dengan baik disini. Ia memiliki segalanya untuk menjadi cemerlang” papar Chiellini perihal Caldara. “Saya mengerti bahwa ia berada dalam situasi dimana sulit untuk menolak tawaran pindah, maka Juventus, dengan berat hati, harus menjualnya”

Advertisement

Namun kendati mengaku sedih, Chiellini mengaku dapat memahami bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari  cara kerja bursa transfer modern, dan menganggap kepergian Caldara adalah sesuatu yang ‘dibutuhkan’ oleh tim. “Dia adalah pemain yang kami semua nantikan, kami melihatnya dan menantikannya. Bahkan tahun lalu semua sudah dipersiapkan (untuk menyambut kembali Caldara dari Atalanta)”

Mattia Caldara : Baru Pulang Langsung Hengkang

“Tetapi, dinamisme bursa transfer dan khususnya kedatangan Ronaldo berarti ada yang harus dikorbankan. Sayangnya Mattia datang dalam situasi demikian. Saya menyesalinya, seperti halnya para pendukung Juve, karena ia adalah anak yang baik dan bisa sukses di sini selama bertahun-tahun”

“Saya harap saya masih bisa membantunya sebagai lawan saya, karena ia adalah bocah yang memiliki sesuatu yang lebih, bukan hanya di dalam, tapi juga di luar lapangan” tukasnya.

Advertisement
Comments