Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon mengatakan bahwa dia tidak akan pernah benar-benar pensiun dari bermain sepakbola dan akan tersedia untuk Juventus atau Italia bahkan saat berusia 80 tahun.

Kiper legendaris tersebut dikabarkan siap gantung sarung tangan di akhir musim setelah 22 tahun berada di level tertinggi bersama Parma dan Juve.

Sebelumnya, Buffon menyatakan bahwa dia “99,9%” yakin akan pensiun tapi terus membiarkan pintu terbuka untuk segala kemungkinan.

Nama Gianluigi Donnarumma pun digadang-gadang sebagai pewaris Buffon dan pemain berusia 39 tahun itu mengatakan bahwa dia akan selalu siap untuk membela Bianconeri tanpa memandang usia.

“Saya tidak tahu bagaimana menjawab pertanyaan soal ini (pensiun),” katanya kepada Der Spiegel (27/12/2017). “Apakah saya akan berhenti? Apakah saya tidak akan berhenti?

“Saya merasa seperti seorang tentara untuk melayani klub saya dan negara saya. Gambaran besarnya selalu lebih penting bagi saya daripada saya sendiri. Begitulah cara saya melihat pekerjaan saya.

“Saya sangat mungkin untuk berhenti dalam waktu dekat, tapi saya masih tersedia untuk Juventus dan tim nasional. Bahkan di usia ke-80, jika tiba-tiba tidak ada kiper yang benar-benar siap, mereka bisa menghubungi saya dan saya akan berlatih sebentar dan kemudian masuk ke lapangan.”

Satu penyesalan Buffon adalah tidak menyelesaikan karirnya dengan perjalanan Piala Duni keenam, karena Italia dikalahkan oleh Swedia di babak playoff kualifikasi bulan lalu.

Ini akan menjadi edisi pertama turnamen yang dilewatkan Azzurri sejak tahun 1958 dan Buffon merasa malu telah menjadi bagian dari skuad yang gagal.

“Saya sangat menyesali Italia yang melewatkan Piala Dunia di sisa karir saya,” tambahnya. “Kami ingin membuat anak-anak merasa senang, dengan perasaan fantastis ketika negaranya tampil di turnamen olahraga terbesar.

“Tentu saja sangat menyedihkan ketika mengakhiri karir dengan pencapaian seperti ini, meskipun dalam beberapa waktu saya memiliki karir tertinggi.

“Tapi saya harap dengan apa yang dialami tim nasional, para penerus bisa belajar banyak hal dan berjuang lebih keras untuk membalaskan kegagalan semacam ini. Selalu ada harapan dan saya yakin dengan para pemain muda sekarang ini.”

Comments