Philippe Coutinho ingin Brasil menunjukkan potensi sesungguhnya ketika berhadapan dengan Kosta Rika di St Petersburg.

Playmaker Barcelona itu memberikan keunggulan untuk tim asuhan Tite pada babak pertama melalui tembakan jarak jauh dalam pertandingan pembuka Grup E melawan Swiss, tetapi tim Eropa itu berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Steven Zuber di menit ke-50.

Kosta Rika yang menjadi lawan berikutnya sama-sama bisa menyulitkan, karena Serbia membutuhkan tendangan bebas Aleksandar Kolarov untuk meraih kemenangan 1-0.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit seperti pertandingan lainnya di Piala Dunia,” kata Coutinho. “Semua pertandingan berjalan seimbang. Pertandingan mereka melawan Serbia diputuskan oleh tendangan bebas.

“Mereka harus berhati-hati. Jika mereka ingin bertahan, kami akan bersiap. Ini adalah sesuatu yang hanya akan kami ketahui pada hari Jumat. Kami akan mempersiapkan untuk semua situasi.”

Brasil berharap Neymar tersedia meski mengalami masalah dalam sesi latihan di Sochi pada hari Selasa dengan rasa sakit di bagian pergelangan kaki.

Dia kembali bekerja dengan bola pada hari berikutnya tetapi kekhawatiran tetap ada karena sebelumnya mengalami cedera metatarsal.

Di sisi lain, kekhawatiran utama Kosta Rika adalah hal yang berhubungan dengan masalah moral daripada cedera.

Aktivitas media yang dijadwalkan di St Petersburg pada hari Rabu dibatalkan di tengah laporan hubungan buruk Keylor Navas dan pemain senior lainnya.

“Anda harus memahami bahwa Keylor berada pada level yang berbeda dari kita semua, tetapi itu tidak berarti dia bukan rekan setim yang hebat,,” kata Bryan Ruiz pada awal pekan ini.

“Kami hanya harus mengucapkan terima kasih kepadanya untuk datang, berterima kasih padanya karena membela kami dan melakukan apa yang dia lakukan di lapangan untuk membantu kami.”

 

PEMAIN KUNCI

Brasil – Philippe Coutinho

Tanda tanya atas kondisi Neymar membuat Coutinho semakin penting bagi Brasil. Dia mencetak gol jarak jauh melawan Swiss dan sebagai pemain tengah, kontribusinya akan semakin menentukan.

 

Kosta Rika – Johan Venegas

Tampil mengesankan di sisi kiri serangan, Venegas mencetak tiga gol selama kampanye kualifikasi Los Ticos. Dipinjamkan ke Deportivo Saprissa dari Minnesota United juga menambahkan ketajamannya dibanding Ruiz dan Joel Campbell.

 

FAKTA

  • Brasil telah memenangkan 9 dari 10 pertandingan internasional sebelumnya melawan Kosta Rika, kalah sekali dalam pertandingan persahabatan pada Maret 1960.
  • Satu-satunya kemenangan Kosta Rika di Piala Dunia sebelumnya adalah melawan Uruguay pada 2014 (3-1).
  • Gol Philippe Coutinho melawan Swiss adalah gol ke-11 untuk Brasil, 5 diantaranya datang dari luar kotak penalti.
  • Neymar dilanggar sebanyak 10 kali melawan Swiss, menjadi yang paling banyak dalam pertandingan Piala Dunia sejak tahun 1998, ketika striker Inggris Alan Shearer dilanggar 11 kali dalam kemenangan 2-0 atas Tunisia.
Comments