Para pemandu bakat dan manajer tim nasional di seantero Eropa tengah bersiap untuk mencari bakat-bakat muda generasi penerus sepakbola yang akan mempertontonkan aksi terbaik mereka di Kejuaraan Eropa U-17 UEFA yang akan dihelat di Irlandia pada bulan Mei mendatang. Selain sejumlah nama tenar seperti duet Callum Hudson-Odoi dan Jadon Sancho di timnas Inggris, terdapat pula punggawa muda dari negara lain yang patut dinantikan kiprahnya. Berikut Bolazola coba rangkumkan 10 di antaranya.

10. Morgan Rogers (Inggris)

Usia : 16

Posisi : Striker

Klub : West Bromich Albion

Wonderkid jebolan akademi West Brom, Morgan Rogers, diharapkan dapat turut membawa Inggris berbicara banyak di Irlandia. Pemain yang bahkan belum genap berusia 17 tahun tersebut telah menjalani debutnya untuk tim utama The Baggies musim ini, yakni sebagai pemain pengganti menit-menit akhir di laga FA Cup kontra Brighton.


9. Ki-Jana Hoever (Belanda)

Usia : 16

Posisi : Bek (Sayap dan Sentral)

Klub : Liverpool

Salah satu nama punggawa muda yang siap mengangkasa, Hoever mencuri perhatian kala dipercaya Juergen Klopp untuk tampil di tim utama sebagai pengganti Dejan Lovren pada pertandingan FA Cup kontra Wolverhampton Wolves bulan Januari silam. Kendati The Reds mengalami kekalahan pada laga tersebut, Hoever mendapat sanjungan dari sejumlah pengamat karena kematangan permainan yang jauh melampaui usianya. Ia tercatat sebagai pemain termuda sepanjang masa yang pernah merumput di kompetisi FA Cup, dan diharapkan dapat membantu Belanda untuk melaju sejauh mungkin pada perhelatan UEFA U-17 mendatang.


8. Kirill Shchetinin (Rusia)

Usia : 17 Tahun

Posisi : Winger / Full Back

Klub : Lokomotiv Moskow

Kendati namanya belum santer terdengar di kancah sepakbola Eropa pada umumnya, namun ketajaman Kirill Shchetinin di hadapan gawang sudah sangat teruji dan terbukit. Ia mencetak delapan gol dari enam pertandingan kualifikasi UEFA U-17 kendati bukan berposisi sebagai penyerang sentral. Jebolan akademi Lokomotiv Moskow itu pun tentu akan bertekad meneruskan ‘kesuburannya’ tersebut selama membela Rusia di tanah Irlandia.


7. Jeremy Doku (Belgia)

Usia : 17 Tahun

Posisi : Penyerang / Winger

Klub : Anderlecht

Telah memulai debutnya di Liga Belgia senior bersama Anderlecht pada bulan November tahun silam, Jeremy Doku kini sudah menyandang predikat sebagai ‘veteran’ di timnas junior negaranya. Sepanjang babak kualifikasi UEFA U-17, Doku total mengemas lima gol dan terus menjadi andalan di lini depan. Musim depan, ia disinyalir bisa mendapat kesempatan lebih banyak lagi mengingat kondisi keuangan Anderlecht yang sedang morat-marit. Klub tersebut kemungkinan besar harus menjual beberapa bintangnya untuk menyeimbangkan neraca, dan tentu membuka jalan bagi para jebolan akademi seperti Doku untuk mencicipi atmosfer tingkat tinggi liga Eropa.


6. Andri Lucas Gudjohnsen (Islandia)

Usia : 17 Tahun

Posisi : Penyerang

Klub : Real Madrid

Jika nama belakangnya terdengar sedikit familiar, maka anda tidak salah. Andri Lucas Gudjohnsen merupakan putra kandung dari pemain legendaris Islandia, Eidur Gudjohnsen. Pada bulan Agustus tahun 2018 silam, Gudjohnsen yunior resmi digaet Real Madrid sebagai pemain yunior masa depan dan ia pun membuktikan diri layak dengan perkembangan yang cukup signifikan. Andri Lucas mencetak hattrick mengesankan kontra Jerman di babak kualifikasi dan tentu telah berhasil menarik perhatian Zinedine Zidane lewat ketajamannya di depan gawang lawan. Apakah ia mampu mengikuti jejak ayahnya yang sempat sukses bersama Chelsea dan kemudian Barcelona? Kita nantikan kiprahnya!

Advertisement


5. Fabio Silva (Portugal)

Usia : 16 Tahun

Posisi : Gelandang

Klub : FC Porto

‘Menggila’ di level usia muda sejak tahun silam, Fabio Silva total menggelontorkan 31 gol sepanjang musim kompetisi 2017/2018 serta berandil besar dalam menghantar Porto menjuarai Liga Muda UEFA dengan menekuk tim kuat Chelsea di partai final. Kini, tak heran jika pemain berambut kriwil tersebut tengah dipantau ketat oleh sejumlah klub elit Eropa dan memiliki klausul pelepasan minimal seharga 10 juta Euro


4. Mehmet-Can Aydin (Jerman)

Usia : 17 Tahun

Posisi : Gelandang Serang / Playmaker

Klub : Schalke 04

Mehmet-Can Aydin merupakan pemain tengah yang memiliki kemampuan teknik prima dan dianggap sebagai salah satu produk terbaik akademi Schalke setelah Mesut Oezil. Selain sama-sama berdarah Turki, tipe permainan Mehmet-Can memang memiliki kemiripan dengan seniornya tersebut; mulai dari umpan yang presisi, pergerakan tanpa bola yang cerdik dan juga visi luas melampaui usianya. Hanya tinggal tunggu waktu hingga Mehmet-Can dipercaya untuk tampil di level senior Schalke, dan jika terus tampil konsisten, besar kemungkinan baginya untuk mengikuti jejak Oezil dan berkarir di klub-klub terbaik Benua Biru sepanjang karirnya.


3. Roberto Navarro (Spanyol)

Usia : 16 Tahun

Posisi : Gelandang Serang / Winger

Klub : AS Monaco

Menempa bakat di akademi La Masia yang tersohor, Roberto Navarro memutuskan untuk hijrah dari Barcelona ke AS Monaco pada usia 16 tahun dan 270 hari di bulan Januari silam. Kendati belum banyak mendapat kesempatan unjuk kebolehan di level senior, namun Navarro disebut para pengamat memiliki potensi besar untuk memimpin kebangkitan bakat-bakat baru Spanyol di masa mendatang; menyamai generasi emas Tim Matador yang dihuni Andres Iniesta dan Xavi Hernandez.


2. Adam Hlozek (Republik Ceko)

Usia : 16 Tahun

Posisi : Penyerang

Klub : Sparta Praha

Di usia 17 tahun, Adam Hlozek telah mencatat sejarah sebagai pemain termuda yang pernah mencetak gol di Liga Ceko tingkat senior kala menjebol gawang Viktoria Pizen dengan sebuah sepakan jitu pada tanggal 9 Maret silam. Jika mampu membawa Ceko berbicara banyak di ajang UEFA U-17 mendatang, maka sudah bisa dipastikan bahwa Sparta Praha akan kedatangan lebih banyak lagi pemandu bakat tim elit Eropa untuk memantau perkembangan sang pemuda secara seksama


1.Adil Aouchiche (Prancis)

Usia : 16 Tahun

Posisi : Gelandang

Klub : Paris Saint-Germain

Lupakan Kylian Mbappe dan..ehm..Adrian Rabiot barang sejenak, karena PSG sesungguhnya memiliki pasukan muda berpotensi besar yang siap menjadi punggawa tim utama di masa depan; salah satunya yang paling benderang adalah Adil Aouchiche. Pemuda keturuna Aljazair itu sempat memukau media sepakbola Eropa kala memborong empat gol ke gawang Gibraltar di kualifikasi UEFA U-17, dan total mengemas tujuh gol pada babak tersebut. Ia tentu akan menjadi salah satu kunci bagi Les Bleus muda jika ingin menyamai prestasi kakak senior mereka di Piala Dunia Rusia tahun silam.

Advertisement
Comments