Bagi penggemar Chelsea, mungkin tidak asing dengan nama Marco Van Ginkel. Ya, pemain asal Belanda tersebut saat ini memang masih berstatus sebagai pemain Chelsea meski dalam lima tahun terakhir selalu dipinjamkan ke berbagai klub. Setelah moncer di PSV Endhoven, gelandang berusia 25 tahun itu disebut siap untuk mengemban tugas sebagai penyeimbang lini tengah The Blues. Berikut beberapa alasannya.

Saat ini, terdapat sejumlah nama besar di tim utama Chelsea; seperti Eden Hazard, Cesar Azpilicueta, Oliver Giroud hingga Cesc Fabregas, namun diluar itu, The Blues juga masih memiliki sekitar 20 pemain potensial yang dipinjamkan ke klub lain. Salah satu yang disebut paling pantas untuk menjadi punggawa andalan klub asal London tersebut musim depan adalah Marco Van Ginkel.

Saat ini di PSV, Van Ginkel menjadi salah satu roda penggerak tim hingga dapat meraih gelar juara Eredivisie. Ia ditunjuk sebagai kapten dan mampu mencetak total 14 gol sepanjang musim meskipun berposisi sebagai gelandang box-to-box. Pencapaian yang bahkan cukup jauh melampaui playmaker serbabisa Manchester City, Kevin De Bruyne. Tidak hanya itu, pemuda Belanda berusia 25 tahun tersebut juga dibekali kemampuan bertahan yang amat baik, kecerdasan taktis serta stamina yang tidak mudah habis. Sejumlah pengamat menyebut Van Ginkel bisa menjadi sosok yang tepat untuk meregenerasi lini sentral Chelsea yang telah mulai menua; khususnya, ia dianggap sangat mumpuni untuk menggantikan peran Cesc Fabregas yang kontraknya kebetulan akan habis di musim panas mendatang.

Kehadiran Van Ginkel, ditambah lagi fakta bahwa Ruben Loftus-Cheek juga akan kembali dari masa peminjamannya di Crystal Palace, membuat Chelsea akhirnya memiliki ketebalan skuad di sektor tengah untuk musim depan, dan siap untuk kembali ke jalur perburuan gelar juara, terlepas dari keberadaan Antonio Conte sebagai nahkoda skuad utama.

Comments