Manajer timnas Inggris Gareth Southgate memuji pemain sayap Jadon Sancho karena membuat keputusan yang tergolong berani untuk bergabung dengan Borussia Dortmund. Pemain yang baru berusia 18 tahun tersebut pindah ke Dortmund dari akademi Manchester City musim panas lalu dalam dengan biaya 7,8 juta euro dan kini menjadi starter reguler untuk klub Bundesliga.

“Beberapa tahun yang lalu kami masih memiliki pemain di Italia, liga terbaik di dunia saat itu. Tapi sekarang liga kami adalah yang terkuat, dan karena itu nyaman bagi para pemain kami untuk tinggal di sini dan tidak membuktikan diri di tempat lain. Tapi itu juga bahaya bahwa pemain muda mendapatkan banyak uang tetapi tidak bermain,” ujar Southgate yang dikutip ESPN FC.

“Jadon Sancho mengambil jalan yang berbeda. Di Dortmund, dia bermain di depan 80.000 orang setiap dua minggu. Dia harus tampil di bawah tekanan. Dia bermain melawan pemain senior, dan itu berbeda dengan bersaing dengan pemain dari kelompok umurmu.”

Kepindahan Sancho telah memelopori gelombang pemain muda Inggris yang lebih besar untuk bermain di luar negeri. Bek West Ham Reece Oxford menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di Borussia Monchengladbach, yang juga memiliki Mandela Egbo dan baru saja merekrut Keanan Bennetts dari Tottenham Hotspur.

Penyerang Everton Ademola Lookman bermain baik di RB Leipzig selama masa pinjamannya awal tahun ini, dan mereka berharap untuk memboyong pemain berusia 20 tahun itu dengan status permanen.

Inggris memiliki skuad ketiga termuda dari 32 peserta Piala Dunia, dan Southgate mengatakan dia ingin kelompok itu mengembangkan “mentalitas klub besar” di Rusia.

“Roy Hodgson memulai ini di Kejuaraan Eropa, dan kami akan melanjutkan di jalur itu,” katanya. “Kami juga dapat memilih profesional yang lebih tua, tetapi kami ingin bank pada mereka yang memiliki potensi untuk mencapai kelas dunia dalam beberapa tahun mendatang.”

Comments