TIRA Persikabo menjadi salah satu klub yang cukup bersinar pada awal musim ini. Raihan ini membuat sosok pelatih TIRA Persikabo, Rahmad Darmawan, turut mendapat pujian. Ditanya soal keberhasilan di TIRA Persikabo, Rahmad Darmawan belajar dari kegagalan sebelumnya di Mitra Kukar.

Klub yang bermarkas di Bogor ini, sejauh ini terus melaju kencang di papan klasemen sementara Liga 1. Dari 6 laga yang sudah dijalani, TIRA Persikabo meraih 12 poin. Kini Persikabo berada dalam persaingan di papan atas klasemen sementara, bersaing dengan Bali United dan Madura United.

Pelatih TIRA Persikabo, Rahmad Darmawan, dianggap berhasil membawa klub yang baru dilatih selama 6 bulan ini. Sebelumnya pada musim lalu, Rahmad Darmawan gagal menyelamatkan Mitra Kukar dari jurang degradasi.

Usai laga pekan keenam antara Bhayangkara FC melawan TIRA Persikabo, Rahmad Darmawan mengaku selalu belajar dari kegagalan sebelumnya. Rahmad Darmawan ingin selalu bersama. Rahmad Darmawan sudah siap dengan evaluasi dari setiap yang dia latih.

“Saya selalu mencoba belajar dari hal apa saja yang saya lakukan. Apakah saya sukses bersama tim atau gagal bersama tim. Dan itu bagian dari dituntut setiap pelatih untuk evaluasi baik secara pribadi maupun sebagai sebuah tim,” ujar Rahmad Darmawan, Kamis (4/7).

Terkait perbedaan dengan melatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan menilai hanya karena kurang persiapan dalam mempersiapkan tim di Mitra Kukar. Rahmad Darmawan mengklaim dirinya tak bisa memilih pemain dan tak ada persiapan dalam ajang pra-musim. Kesibukan mengambil sertifikat pelatih prolisensi, sehingga tak bisa mendampingi tim lebih maksimal.

“Memang yang membedakan tim Mitra Kukar kemarin hanya masa persiapan, kami sama sekali tidak bisa memilih pemain, tidak ada kesiapan pra musim karena waktu itu saya ditugaskan langsung menangani tim ini berjalan, waktu saya ikut prolisensi,” tambah Rahmad Darmawan.

Rahmad Darmawan merupakan salah satu pelatih lokal pengalam di Indonesia. Sebelumnya Rahmad Darmawan pernah melatih Persikota Kota Tangerang, Persija Jakarta, Persipura Jayapura dan Arema FC. Selain itu, Rahmad Darmawan pernah melatih klub Liga Super Malaysia dan melatih Timnas Indonesia senior.

Comments