Sosok Indra Sjafri kembali menorehkan tinta emas dalam sepakbola Indonesia. Pelatih asal Padang ini, berhasil membawa Timnas Indonesia U-22 menjadi juara Piala AFF U-22 yang dihelat di Kamboja. Prestasi ini menambah prestasi Indra Sjafri sebagai pelatih lokal Indonesia yang sukses menukangi Timnas Indonesia dalam berbagai level umur.

Berikut ini deretan prestasi Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia, baik pada level U-19 maupun sekarang U-22.

  • Juara Piala AFF U-19 Tahun 2013

Hampir dipecat pada awal menukangi Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri berhasil membuktikan kualitasnya sebagai pelatih yang pantas menukangi Garuda Jaya, julukan Timnas Indonesia U-19. Pada Piala AFF U-19 tahun 2013 lalu, Indra Sjafri sukses membawa Garuda Jaya menjadi juara setelah lama tak melihat Timnas Indonesia juara.

Bermain di Jawa Timur, Timnas Indonesia U-22 berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Timnas Vietnam U-19 melalui babak adu penalti. Selain membawa Timnas Indonesia U-19 menjadi juara, Indra Sjafri pun berhasi menemukan para pemain muda berbakat seperti Evan Dimas, Hansamu Yama, hingga Ilham Udin Armayn.

  • Lolos ke Piala Asia U-19 Tahun 2014

Beberapa bulan setelah menjadi juara Piala AFF U-19, Garuda Jaya asuhan Indra Sjafri kembali menorehkan prestasi membanggakan. Garuda Jaya berhasil lolos dari kualifikasi Piala Asia U-19 dan berlaga di Piala Asia U-19 yang dihelat di Myanmar. Lebih membanggakan, pada babak kualifikasi Garuda Jaya mengalahkan juara Piala Asia U-19, Korea Selatan, dengan skor 3-2.

  • Semifinalis Piala AFF U-19 Tahun 2017

Setelah lolos dari banned FIFA, Timnas Indonesia U-19 baru kembali berlaga di Piala AFF U-19 pada tahun 2017. Indra Sjafri kembali ditunjuk menjadi pelatih kepala. Pada gelaran yang dihelat di Indonesia, Timnas Indonesia U-22 hanya dapat menembus babak semifinal, setelah kalah dari Malaysia melalui babak adu penalti.

Meski gagal menjadi juara, Indra Sjafri kembali memunculkan bintang-bintang baru selepas era Evan Dimas. Nama-nama pemain muda berbakat muncul, diantaranya adalah Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani hingga Witan Sulaeman. Bahkan Egy dan Saddil kemudian dapat bermain bersama klub luar negeri. Egy bermain di Liga Polandia dan Saddil Ramdani bermain di Liga Malaysia.

Advertisement
  • Menembus Babak 8 Besar Piala Asia U-19 Tahun 2018

Gagal meraih prestasi baik pada Piala Asia U-19 tahun 2014, Indra Sjafri memperbaikinya pada Piala Asia U-19 tahun 2018 lalu. Bermain dikandang sendiri, kepercayaan diri pemain Indonesia lebih baik. Bergabung bersama Qatar, Taiwan dan UEA, Timnas Indonesia U-19 anak asuhan Indra Sjafrie berhasil lolos ke babak 8 besar sebagai runner-up.

Langkah Timnas Indonesia U-19 untuk lolos ke babak semifinal dan maju pada Piala Dunia U-20 tahun 2019, gagal setelah harus menyerah pada raksasa sepakbola Asia, Jepang. Meski kalah dengan skor 0-2, keberhasilan lolos ke babak 8 besar Piala Asia U-19 menjadi yang pertama sejak tahun 1979 lalu.

  • Juara Piala AFF U-22 Tahun 2019

Terbaru, Indra Sjafri kembali membuat rakyat Indonesia bangga. Dipercaya menukangi Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri membayar lunas kepercayaan dari PSSI tadi dengan gelar juara. Datang pada Piala AFF U-22 dengan skuad yang terbatas setelah 4 pemain andalan absen ( Egy Maulana, Ezra Walian, Saddil Ramdani dan Syahrial Abimanyu), Timnas Indonesia U-22 tetap bermain baik.

Seri pada 2 laga awal di babak grup, Timnas Indonesia “menggila” pada 3 laga kemudian. Mengalahkan tuan rumah Kamboja dengan skor 1-0, Timnas Indonesia U-22 lolos ke babak semifinal dengan status runner-up Grup B.

Menantang tim kuat, Timnas Vietnam U-22, Garuda Muda berhasil mengalahkan “The Golden Star” dengan skor 1-0. Maju pada babak final menghadapi juara bertahan, Timnas Thailand U-22, Garuda Muda bermain efektif dan efisien.

Sempat tertinggal 0-1 dari Thailand, Garuda Muda berhasil membalikan keadaan dana menang 2-1. Timnas Indonesia U-22 pun resmi menjadi juara baru pada ajang Piala AFF U-22. Gelar juara ini menjadi gelar kedua bagi Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia junior, baik usia 19 maupun 22 tahun.

Advertisement
Comments