Naby Keita memang saat ini sudah resmi tercatat sebagai punggawa Liverpool. Namun di musim panas tahun 2017, gelandang asal Guinea itu nyaris bergabung ke Barcelona sebelum klub asal Catalan tersebut membatalkan niat untuk menggaetnya. Begini ceritanya…

Dilaporkan harian Mundo Deportivo, Keita sesungguhnya tinggal ‘selangkah lagi’ untuk bergabung bersama Barcelona di tahun 2017. Saat itu, sekertaris teknikal klub, Robert Fernandez telah mengadakan sejumlah pertemuan intens dengan agen sang punggawa. Laporan tersebut juga menyatakan bahwa kesepakatan lisan sesungguhnya telah terjadi di antara dua pihak, namun Blaugrana kemudian menemui dua hambatan; yakni peningkatan biaya transfer Keita dan juga keinginan sang pemain untuk merasakan ‘keadaan emosional dengan tantangan ini’. Dengan kata lain, Keita meminta jaminan bermain rutin di skuad utama Barcelona dan juga gaji masif sebesar 7 juta Euro.

Advertisement

Dua hal tersebut sontak mengagetkan baik Fernandez maupun pelatih Ernesto Valverde; pasalnya mereka tidak menyangka sama sekali akan mendapat permintaan sedemikian besar, dan Valverde sendiri disinyalir tak akan sudi mengorbankan kesempurnaan komposisi skemanya agar Keita bisa merumput tiap pekan.

Akhirnya, Barca pun mengurungkan niat mereka untuk memboyong Keita dari RB Leipzig, dan Liverpool mengajukan penawaran hanya beberapa saat setelahnya hingga Keita pun mendarat di Anfield pada musim panas tahun 2018.

Sempat kesulitan mengamankan tempat di tim inti Juergen Klopp karena cedera, Keita mulai tampil reguler bersama The Reds di paruh kedua musim. Ia diturunkan pada laga versus Barcelona yang berkesudahan dengan skor 3-0 untuk tim Spanyol tersebut, dan harus ditarik keluar di tengah laga karena mengalami cedera (lagi).

Advertisement
Comments