FC Barcelona baru saja resmi mengkonfirmasi bahwa salah satu gelandang tengah andalan mereka, Rafinha, akan menepi selama enam bulan ke depan selepas menjalani operasi cedera ligamennya.

Terakhir kali tampil di laga kontra Atletico Madrid yang berkahir imbang 1-1, Rafinha terlihat sangat tidak nyaman meski baru dimainkan di awal babak kedua. Hasil scan setelah pertandingan pun menunjukkan bahwa cedera ligamen lama pemain berdarah Brasil itu semakin parah dan harus segera ditangani.

Prediksi tentang masa pemulihan Rafinha pun menyebut bahwa pemain berusia 25 tahun itu belum tentu bisa tampil di pekan-pekan terakhir penutupan La Liga musim ini, maka cukup aman untuk menyebut bahwa gelaran kompetisi Liga Spanyol bagi Rafinha telah berakhir secara prematur.

Advertisement

Statistik mencatat bahwa ini adalah kali ketiga Rafinha harus mengalami cedera serius di bagian ligamen lutut kanannya sejak tahun 2015 silam.

Rafinha masih terikat kontrak dengan Barcelona hingga tahun 2020 mendatang. Sejauh ini, adik kandung Thiago Alcantara itu telah bermain sebanyak 87 kali di tim utama. Playmaker tangguh itu sempat dipinjamkan ke Internazionale Milan pada paruh kedua musim silam dan bermain apik hingga rumornya akan dipermanenkan Nerrazurri, tapi pada akhirnya ia kembali ke Barca dan tetap dianggap sebagai bagian dari tim inti oleh pelatih Ernesto Valverde; meski harus bergantian dipasang dengan para punggawa lini tengah blaugrana lainnya; seperti Ivan Perisic, Arturo Vidal, dan Sergio Busquets.

Advertisement
Comments