Gelandang berkebangsaan Senegal, Pape Ndiaye mengungkap bahwa ia menolak tawaran dari sejumlah klub Liga Inggris sebelum merampungkan kepindahannya ke unit elit Turki, Galatasaray. Pemain berusia 26 tahun itu meninggalkan Osmanlispor bulan lalu saat Galatasaray datang mengetuk dengan membawa mahar sebesar 7,5 juta Euro untuk mendapatkan tandatangannya.

Berbicara kepada media Senegal, Jour de Sport, Ndiaye mengklaim bahwa ia menolak sejumlah pendekatan dan lebih memilih klubnya saat ini. “Ketika saya datang ke Osmanlispor dua tahun lalu, tujuan saya adalah bergabung ke klub besar. Saya pikir itulah yang saya lakukan saat pindah ke Galatasaray. Saya bergabung dengan klub terbesar di Turki. Saya akan membantu tim untuk bergerak maju terlepas dari apakah saya dimainkan (atau tidak)” ungkap Ndiaye.

Selama dua musim berkostum Osmanlispor, Ndiaye menjadi andalan dan bermain di 59 kesempatan serta mencetak 17 gol. Kepindahannya ke Galatasaray juga memberi profit berlipat bagi Osmanlispor yang hanya mengeluarkan dana 350 ribu Euro kala mendatangkannya dari klub Norwegia, Glimt.  Menurut sumber yang beredar, memang ada setidaknya tiga klub Liga Primer Inggris Inggris yang berminat untuk mendapatkan jasa Ndiaye, yakni West Ham, Newcastle United dan Everton.

Ndiaye kemudian berharap ia bisa tetap mempertahankan penampilannya dengan jersey baru musim depan. Di usia yang masih terbilang muda, bukan tidak mungkin Galatasaray akan menjadi batu loncatannya untuk hijrah ke klub top Eropa lainnya di musim-musim mendatang.

Sebuah langkah yang bisa dibilang bijaksana..

Comments