Penyerang Mario Balotelli mengaku kecewa karena tidak dipanggil ke skuad Italia baru-baru ini, tetapi dia mengatakan bahwa dirinya sekarang cukup dewasa untuk merespon dengan cara yang benar dan mencoba untuk mendapatkan panggilan timnas dalam waktu dekat.

Balotelli tidak dipanggil oleh pelatih sementara Gli Azzuri Luigi di Biagio pada laga ujicoba melawan Argentina dan Inggris. Secara performa, ia layak dipanggil timnas mengingat penampilan apiknya bersama Nice di Ligue 1.

Bomber berusia 27 tahun tersebut sudah membuat 22 gol dari 31 laga musim ini. Akan tetapi Balo tidak dilirik. Di Biagio lebih memilih memanggil penyerang muda AC Milan Patrick Cutrone dan juru gedor Torino Andrea Belotti meskipun catatan gol mereka kalah mentereng dengan Super Mario.

“Saya telah berharap [dipanggil] karena saya merasa saya pantas mendapatkannya,” kata Balotelli kepada La Gazzetta dello Sport.

“Aku berusia 27 tahun sekarang dan aku lebih dewasa, terima kasih kepada anak-anakku, dan aku sudah berhenti berhubungan dengan gadis-gadis,” tambah pemain yang juga memiliki darah Ghana tersebut.

Balotelli terakhir memakai jersey Italia pada tahun 2014 dalam ajang Piala Dunia di mana Italia hanya mampu mencapai babak grup. Penampilan apiknya terjadi pada Euro 2012 di mana ia mampu mengantarkan Italia ke babak final meskipun kalah dari Spanyol di laga puncak dan membuat 3 gol dari 6 penampilan. Sejauh ini, ia sudah memiliki 33 caps dengan koleksi 13 gol buat negaranya.

Mantan penyerang Manchester City tersebut diperkirakan akan meninggalkan Nice pada akhir musim. Balo diisukan bakal kembali ke Italia atau bahkan ke klub Inggris diharapkan menjadi langkah berikutnya. Saat memperkuat Manchester City, Balotelli mampu mengantarkan The Citizen menjadi jawara Premier League namun gagal mengulang kesuksesan bersama Liverpool.

Comments