Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan “luar biasa kami berjuang untuk segalanya” setelah timnya mencapai semifinal Piala FA secara dramatis untuk menjaga harapan memenangkan empar gelar tetap hidup.

City berjarak 12 menit yang nyaris tersingkir dari Piala FA sebelum membalikkan keadaan dan menang 3-2 atas Swansea.

Mereka berada di puncak klasemen Premier League, di perempatfinal Liga Champions dan telah memenangkan Piala EFL.

“Berjuang untuk segalanya adalah hal terpenting bagi klub,” katanya. “Itu adalah hasil yang luar biasa dan saya sangat senang.”

Tidak ada tim yang pernah memenangkan empat gelar termasuk Premier League, Liga Champions, Piala FA dan Piala EFL dalam satu musim.

Tetapi Guardiola, 48, percaya bahwa kesuksesan Citizens harus dinilai dari seberapa jauh mereka secara konsisten maju dalam kompetisi daripada hanya sekedar penghargaan.

“Orang-orang mengatakan kami akan memenangkan tiga atau empat gelar dan pada suatu hari kami meninggalkan satu kompetisi mereka mengatakan itu adalah kegagalan besar bagi Manchester City,” mantan pemain internasional Spanyol itu mengatakan kepada BBC Sport.

“Hal yang paling luar biasa setelah apa yang kami capai musim lalu adalah pada tahap ini kami berjuang untuk semuanya.

“Jadi, yang paling penting bagi klub – lebih dari memenangkan satu gelar – adalah memiliki mentalitas untuk berada di sana sampai akhir dan memperjuangkan gelar pada tahap musim ini.

“Itu penting karena untuk masa depan, untuk para pemain dan manajer baru yang akan datang, mereka akan belajar dari kelompok pemain ini, dan kelompok orang ini, bahwa kami tidak pernah menyerah dan berjuang untuk setiap pertandingan dan gelar hingga akhir. Itu adalah pelajaran terbaik.”

Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu tiba di City pada tahun 2016, bertugas memindahkan klub – yang telah memenangkan dua gelar Premier League dalam empat musim sebelumnya – ke “level baru” yang diminta oleh pemilik Abu Dhabi.

Guardiola tidak memenangkan trofi dalam musim debutnya di Inggris – musim pertama dalam karir kepelatihannya di mana ia berakhir tanpa gelar – sebelum membawa City ke Premier League dan Piala EFL dengan memecahkan rekor musim lalu.

City telah memenangkan tiga gelar EPL dalam tujuh musim terakhir, ditambah beberapa piala domestik, tetapi hanya mencapai semifinal Liga Champions pada satu kesempatan, ketika mereka kalah dari Real Madrid pada tahun 2016.

Tim asuhan Guardiola akan bertemu Tottenham di perempatfinal tahun ini, dengan Juventus atau Ajax menunggu pemenang di empat besar.

“Orang-orang akan mengatakan tidak memenangkan Liga Champions adalah kegagalan besar bagi klub ini, tetapi saya tidak mengerti kapan ini datang dari mantan pemain karena mereka tahu betapa sulitnya memenangkan Liga Champions atau memenangkan gelar,” ungkap Guardiola .

“Ini sangat sulit, karena lawannya sangat bagus dan kami punya 10 bulan dengan banyak pertandingan.”

Comments