Carlo Ancelotti mengatakan Bayern Munich “tidak ingin mengubah banyak hal” setelah menghadapi “masalah filosofi” selama dia berkarir di Bundesliga.

Ancelotti – sekarang bertanggung jawab atas Napoli – dipecat oleh Bayern pada September tahun lalu setelah kekalahan dari Paris Saint-Germain di ajang Liga Champions.

Pelatih berkebangsaan Italia 59 tahun itu memenangkan Bundesliga di musim perdananya setelah menggantikan Pep Guardiola, tetapi ia terpaksa keluar karena beberapa pihak pemain yang berbalik melawan dia setelah kekalahan 3-0 ditangan PSG.

Berkaca pada periodenya di Munich, Ancelotti mengatakan kepada DAZN: “Pengalaman di Bayern bsia dikatakan tidak biasa.

“Semua tidak berjalan buruk, kami telah memenangkan hampir semua pertandingan pada bulan September.

“Saya pikir ada lebih banyak masalah filosofi, karena mereka tidak ingin mengubah keadaan dan saya melakukannya.”

Ancelotti sejak itu melatih Napoli menyusul kepergian Maurizio Sarri ke Chelsea pada musim panas ini.

Napoli, yang berakhir sebagai runner-up dibawah Juventus musim lalu, telah memenangkan dua pertandingan awal Serie A di bawah kepelatihan Ancelotti, yang didapatkan setelah mengalahkan Lazio dan AC Milan.

“Anda harus selalu memperhitungkan apa yang telah dilakukan, serta tingkat kerja pemain, maka tentu saja setiap pelatih memiliki ide sendiri,” tambah pelatih yang mengawali karirnya di Parma itu.

“Anda perlu mencoba menerapkannya secara bertahap, tanpa membuang banyak hal baik yang telah dilakukan di masa lalu. Yang paling penting adalah mempertimbangkan karakteristik pemain karena itulah sistem yang perlu Anda lanjutkan, bukan sebaliknya.

“Hal pertama yang saya ingin kerjakan di Napoli adalah persis seperti itu, tidak membuat semua yang baik tentang tim ini.

“Kami mencoba menambahkan beberapa kreativitas, seperti cara bermain lebih langsung dan lebih terbuka. Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan, kami berharap melakukannya dengan cepat dan efektif.

“Saya juga merasa tim ini masih dalam tahap perkembangan, untuk menggeser Juventus dan juga bermain lebih baik di level Eropa. Tapi semuanya sudah berada di jalur yang benar, dan tentu saja hal itu harus dipertahankan agar tim ini benar-benar disegani.”

Comments