Bek andalan Barcelona, Gerard Pique, belum lama dikenai denda uang karena kedapatan mengendarai mobil tanpa SIM yang berlaku. Pemegang empat kali juara Liga Champion itu sebelumnya memang mendapat sangsi larangan mengemudi karena melakukan tindak kekerasan.

Dilaporkan harian Mundo Deportivo, Pique tiba di gedung pengadilan Barcelona pada hari Senin (26/11) kemarin untuk mengakui kesalahannya dan juga menerima denda sebesar 48 ribu Euro. Sebagai catatan, SIM di Spanyol memakai sistem poin dimana setiap pengemudi akan memulai dengan 12 poin dan akan diberi pengurangan bila melakukan pelanggaran lalulintas. Pique diketahui telah kehilangan semua poinnya namun masih tetap mengendari mobil seperti biasa sebelum ia tertangkap basah.

Harian Daily Mail juga mengungkap bahwa Pique dihentikan polisi Barcelona kala sedang melaju di jalanan Paseo de Gracia yang tersohor. Disebutkan juga bahwa bek sentral tangguh itu sejatinya sudah diberitahu perihal sangsi larangan mengemudinya sejak bulan Desember tahun silam.

Advertisement

Pique terlihat santai menyambangi pengadilan setempat selepas berlatih dengan para rekannya di Barca untuk menerima sangsi dendanya, namun menolak memberikan komentar apapun kepada para awak pers yang sudah berkerumun di depan pintu masuk utama.

Selain masalah di jalan raya, di lapangan pun Pique belum memberikan kontribusi maksimal bagi Barcelona. Sebelum jeda internasional, tim asuhan Ernesto Valverde itu secara mengejutkan takluk dari Real Betis, dan hanya mampu bermain imbang kontra Atletico Madrid hari Sabtu pekan silam. Dua hasil buruk tersebut membuat mereka kini tergeser oleh Sevilla dari posisi puncak La Liga dengan selisih satu poin.

Advertisement
Comments