Timnas Indonesia senior kembali berkumpul tengah pekan ini. PSSI sendiri akan merencanakan akan menggelar 2 laga uji coba pada bulan Oktober ini. Timnas Indonesia akan menantang Timnas Myanmar dan Timnas Hongkong.

“Pertandingan melawan Myanmar dan Hong Kong menjadi uji coba terakhir Timnas Indonesia Senior sebagai persiapan menghadapi Piala AFF yang berlangsung November mendatang,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, dalam keterangan yang disiarkan laman resmi PSSI, Jumat. “Untuk venue kedua pertandingan dalam waktu dekat kami akan memastikannya.”

PSSI pun memanggil 22 pemain dari Liga 1. Dari 22 pemain yang dipanggil, PSSI memberikan kejutan dengan memanggil satu nama pemain naturalisasi yaitu Esteban Vizcarra, pemain kelahiran dari Argentina.

Esteban Vizcarra sendiri sudah menetap di Indonesia sejak tahun 2009 lalu. Kala itu, Esteban Vizcarra memulai karier bersama dengan Pelita Jaya. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini akhirnya melalangbuana ke berbagai klub di Indonesia. Mulai dari Pelita Jaya, Semen Padang, Arema FC hingga kini membela Sriwijaya FC.

Prestasi terbaik dari Esteban Vizcarra adalah pada tahun 2012 dan 2017. Pada tahun 2012, Esteban Vizcarra sukses membawa Semen Padang menjadi juara Liga Primer Indonesia. Sedang pada tahun 2017, Esteban Vizcarra sukses membawa Arema FC menjadi juara Piala Presiden.

Terkait pemanggilan Timnas itu, Vizcarra tak bisa menutupi kegembiraannya. Esteban Vizcarra pun tidak akan menyia-nyiakan kesempatan langka ini.

“Tentu saya ingin berikan yang terbaik buat Timnas Indonesia. Jika ada kesempatan turun, saya akan kerja keras, beri yang maksimal,” ujarnya.

Esteban Vizcarra juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung dirinya untuk membela Timnas Indonesia.

“Saya juga mau ucapkan terima kasih kepada keluarga, manajemen dan pendukung Sriwijaya yang selama ini memberikan support,” ujarnya.

Esteban Vizcarra memiliki kecepatan dan kecerdasan dalam bermain. Bukan hanya cerdas dan cepat, Esteban Vizcarra juga cukup produktif untuk ukuran pemain tengah. Hingga 138 laga membela klub di Liga Indonesia, Esteban Vizcarra sukses mencetak 46 gol. Hanya saja, Esteban Vizcarra tidak mudah menjadi pemain inti. Mengingat Esteban Vizcarra harus bersaing dengan nama-nama lain yang sudah berpengalaman, seperti Lilipaly, Evan Dimas hingga Febri.

Comments