REUTERS/Stefan Wermuth (BRITAIN - Tags: SPORT SOCCER)

Setelah tahun-tahun yang gilang gemilang dan bergelimang prestasi, Frank Lampard akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu. Berikut kami beberkan perjalanan karir sang dinamo Inggris yang sinarnya kian cemerlang kala memperkuat Chelsea.

Melalui pernyataan lengkap di laman instagram resmi miliknya, Frank Lampard mengumumkan perihal pensiunnya kepada khayalak. Setelah 21 tahun yang luar biasa, salah satu gelandang tengah paling prima di Eropa ini mengakhiri karirnya dengan manis dan mentahbiskan dirinya menjadi legenda yang akan terus dikenang para penikmat sepakbola.

Frank James Lampard OBE mengawali karirnya di akademi West Ham United dan berhasil menembus tim inti skuad The Hammers di usia 18. Setelah 6 tahun membela klub London Timur tersebut, Lampard benar-benar angkat nama saat dipinang oleh Chelsea pada tahun 2001. Kala itu, Chelsea masih merupakan klub papan tengah dengan kemampuan ekonomi pas-pasan, namun mereka rela merogoh kocek hingga 13,5 juta poundsterling untuk mendatangkan Lampard. Dua tahun berselang, barulah taipan Rusia Roman Abramovich membeli klub berjuluk The Blues tersebut dan menggelontorkan dana ratusan juta dolar untuk merevolusi tim dan menjadikan mereka sebagai salah satu raksasa Liga Primer Inggris.

Kendati demikian, posisi Lampard tak tergantikan. Malahan ia bersama sang kompatriot asal Inggris John Terry menjadi sosok kunci di tengah para pemain-pemain bintang asing yang baru didatangkan seperti Claude Makelele, Didier Drogba, Damien Duff, Hernan Crespo dan lainnya. Perlahan Chelsea menjadi kekuatan yang disegani di Liga Inggris dan Eropa, hingga puncaknya berhasil mengangkat Piala Liga Champions di tahun 2011.

Selama karirnya, Frank Lampard mendapat pujian dan sanjungan dari banyak pengamat sepakbola sebagai salah satu gelandang tengah terbaik di eranya. Lampard berposisi sebagai box-to-box midfielder dengan stamina, etos kerja serta kemampuan membaca permainan di atas rata-rata. Keberadaannya di lini tengah Chelsea nyaris tak tergantikan. Tendangan keras dan sundulan jitunya acapkali membuahkan kemenangan krusial. Ia juga dikenal sebagai pemain dengan kondisi fisik prima dan jarang dibebat cedera. Efektifitas Lampard di lapangan berimbas cukup signifikan pada performa timnya. Selama membela Chelsea, Lampard telah bermain di 429 pertandingan dan mencetak 147 gol, menjadikan ia sebagai top skorer sepanjang masa The Blues. Sungguh sebuah pencapaian spektakuler bagi seorang pemain yang bukan berposisi sebagai striker!

Advertisement

Lampard berseragam Chelsea selama 13 musim dan mengumpulkan segudang prestasi di kancah domestik maupun internasional. Kharisma serta pengaruhnya membuat ia ditunjuk sebagai wakil kapten Chelsea setelah John Terry. Hal ini juga tentunya merupakan kebanggaan tersendiri, pasalnya, Chelsea di masa itu sedang gencar-gencarnya mendatangkan pemain-pemain asing berkualitas karena gelontoran dana yang nyaris tak terbatas dari sang pemilik, Roman Abramovich.

Di tingkat nasional karir Lampard pun benderang. Ia mengumpulkan 106 caps bersama tim nasional Inggris dengan torehan 29 gol hingga tahun 2014.

Order Of British Empire, Salah satu pencapaian tertinggi Frank Lampard

Sedemikian besar pengaruh seorang Frank Lampard hingga pada tahun 2015, Ratu Elisabeth menganugrahkan gelar Order of British Empire (OBE) kepadanya. Gelar ini merupakan satu dari 5 penghargaan tertinggi yang diberikan kerajaan Inggris bagi rakyatnya yang berjasa.

Setelah mengakhiri kiprah di Chelsea, Lampard memutuskan untuk memperkuat Manchester City selama satu musim, namun disana ia kurang mampu bersaing dengan pemain-pemain lain yang masih berusia muda. Lampard pun mencari tantangan baru dan pindah ke klub Major League Soccer Amerika Serikat, New York City, dimana ia tetap menjadi andalan dengan statistik mentereng 15 gol dari 29 pertandingan hanya dalam kurun waktu dua bulan!

Kini, Lampard telah resmi menyatakan bahwa karirnya di lapangan sepakbola sebagai pemain telah usai. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan ia akan kembali sebagai pelatih suatu saat nanti. Kita ucapkan selamat untuk sang dinamo yang telah memberikan kontribusi luar biasa pada permainan sepakbola, terutama di Inggris Raya.

Thanks and respect, capt! Have a great holiday!

 

Advertisement
Comments