Pengabdian panjang James Collins di West Ham nampaknya dibalas dengan cukup ‘sadis’ oleh klub London tersebut. Bek tengah berusia 34 tahun itu mengklaim bahwa ia baru mengetahui dirinya telah dilepas lewat sebuah surat elektronik (email), satu hari menjelang penutupan musim 2017 / 2018.

Setelah membela West Ham selama 11 musim di dua periode berbeda, Collins dipastikan tidak akan lagi mengenakan kostum kebanggaan The Hammers. Menurut harian Mirror, yang membuat sang pemain sedih adalah cara klub untuk melepas kepergiannya yang bahkan tanpa sesi tatap muka sekalipun.

Collins selama ini telah menjadi salah satu pemain favorit fans di London Stadium. Ia membukukan total 200 penampilan dari dua periode; dengan karir di Aston Villa selama beberapa musim di antaranya. Sebelumnya dikabarkan telah terjadi percakapan antara Collins dan manajer David Moyes mengenai perpanjangan kontrak, namun karena Moyes juga pada akhirnya kehilangan pekerjaannya, tidak ada jaminan bagi pemain asal Wales tersebut untuk bisa tetap bertahan musim depan.

Pihak direksi West Ham memutuskan untuk tidak memperpanjang masa bakti Collins, yang segera berstatus bebas-agen di bursa transfer musim panas mendatang. Kontroversi mengenai cara pelepasan Collins ini hanyalah satu contoh dari relasi publik (PR) buruk yang sering dilakukan West Ham di beberapa musim terakhir, yang mmebuat para pendukung setia klub semakin muak dengan dua pemilik klub, David Gold dan David Sullivan. Kini, Collins sudah mulai bisa mencari klub lain yang hendak memakai jasanya. Mengingat pengalamannya yang sudah cukup lama berlaga di level teratas, sepertinya tidak akan sulit bagi pria yang akrab dipanggil ‘Ginge’ itu untuk melanjutkan karir di Liga Primer Inggris.

Comments