Berita kurang enak kembali datang kepada dunia sepakbola Asia dan Indonesia. Usia Piala Dunia U-20 2021 dibatalkan oleh FIFA, gelaran Piala Asia U-19 dan U-16, pun turut dibatalkan. Mendapatkan surat resmi soal pembatalan 2 even tadi, Mochamad Iriawan menilai ini membuat PSSI bisa punya waktu lebih panjang untuk persiapan Timnas Indonesia U-16 dan U-19.

Komite Konfederasi Sepak Bola Asia (Asian Football Confederation – AFC) secara resmi membatalkan kompetisi AFC U-16 dan AFC U-19 yang sedianya akan diselenggarakan tahun ini. Gelaran 2 even tadi pun diundur ke tahun 2023 dengan nama kompetisi yang baru, yakni AFC U-20 Asian Cup 2023 dan AFC U-17 Asian Cup 2023 dengan hak tuan rumah diberikan kepada Uzbekistan dan Bahrain. 

Indonesia sendiri sejatinya lolos ke Piala Asia U-16 dan U-19. Timnas Indonesia U-16 dan U-19 pun sudah mempersiapkan tim sejak setahun terakhir. Timnas Indonesia U-19 sempat menggelar TC di Kroasia dan Spanyol. Sementara itu, Timnas Indonesia U-16 menggelar TC di UEA.

Advertisement

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan komentar bijak atas pembatalan even Piala Asia U-16 dan U-19. Mochamad Iriawan menilai pembatalan tadi memberikan waktu kepada PSSI untuk mempersiapkan tim dengan lebih baik lagi.

“PSSI akan tunduk dan patuh terhadap apapun keputusan dari AFC. Penundaan ini membuat kita punya waktu yang panjang untuk mempersiapkan generasi selanjutnya Timnas U-16 dan U-19,” ujar Mochamad Iriawan, dikutip Bolazola dari laman resmi PSSI.

Mochamad Iriawan menegaskan pemain Timnas Indonesia U-19 dan U-19 tak boleh kecewa. Mochamad Iriawan menegaskan pemain masih bisa naik ke level selanjutnya.

“Pembatalan sejumlah ajang tersebut bukan akhir bagi pemain Timnas U-19 dan Timnas U-16. Karena mereka bisa juga akan naik level ke kelompok umur selanjutnya. Untuk itu pemain harus selalu kerja keras, disiplin, dan selalu memberikan hasil yang maksimal,” tambah Mochamad Iriawan.

Advertisement
Comments