Jendela transfer Januari saat ini terbuka, dan tidak seperti kebanyakan musim lainnya, tim-tim di Premier League kali ini berhati-hati karena implikasi Covid-19.

Kita mungkin melihat satu atau dua kesepakatan aneh menjelang akhir jendela transfer ini, tetapi akan mengejutkan jika tim menghabiskan banyak uang di bulan Januari.

Ada beberapa pemain yang kontraknya akan habis pada akhir musim, dan kemungkinan besar permintaan terhadap mereka akan tinggi. Dan berikut adalah 5 pemain top di Premier League yang bakal ‘free transfer’ di musim panas:

1.Georginio Wijnaldum (Liverpool)

Liverpool telah mencoba dan gagal dalam upaya mereka untuk mengikat Georginio Wijnaldum ke kontrak baru sejauh ini, dan tampaknya semakin mungkin bahwa ia akan pergi sebagai agen bebas musim panas mendatang.

Pembicaraan tentang kepindahan ke Barcelona dengan kesepakatan pra-kontrak tidak mungkin terjadi sekarang karena pemilihan presiden telah ditunda hingga Maret. Namun, sepertinya Barcelona akan mendapat keuntungan dalam upaya mereka untuk mengontraknya sebagai agen bebas.

Wijnaldum dikabarkan ingin meniru legenda Belanda dan pindah ke Camp Nou setelah berbagai kesuksesan di Liverpool.

2.Sergio Aguero (Manchester City)

Sergio Aguero adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah ada di Premier League, tetapi pemain internasional Argentina itu sekarang berada di senja karirnya.

Kontrak penyerang Manchester City itu akan selesai pada akhir musim, dan keraguan muncul tentang apakah klub akan menawarinya kontrak yang lebih lama mengingat riwayat cedera yang dialaminya baru-baru ini.

Aguero melewatkan banyak waktu bermain pada tahun 2020, tepatnya 21 pertandingan, dan pada saat itu, Pep Guardiola telah menemukan cara bagi klub untuk berkembang tanpa pemian berjuluk El Kun.

Masih baru berusia 32 tahun, Aguero memiliki satu atau dua tahun tersisa di Premier League atau level teratas, tetapi ia perlu digunakan dengan hati-hati untuk menghindari cedera. Ini bisa menjadi fase yang buruk dengan cedera, tetapi usianya ditambah dengan gaji yang tinggi akan membuat sulit bagi siapa pun untuk menawarkan kontrak jangka panjang.

Jika Manchester City memutuskan untuk tidak menawarinya kontrak baru, dia akan menjadi salah satu agen bebas paling berprestasi di musim panas.

3.Edinson Cavani (Manchester United)

Manchester United menandatangani Edinson Cavani secara gratis musim panas lalu, tetapi pemain Uruguay itu hanya ditawari kontrak satu tahun karena usia dan riwayat cederanya dalam beberapa musim terakhir.

Advertisement

Sejak penandatanganan kontrak, Cavani tampil mengesankan untuk Manchester United dan telah mencetak 3 gol dalam 10 pertandingan Premier League.

Cavani telah mengakui bahwa dia ingin bertahan lebih dari musim panas ini, tetapi masih harus dilihat apakah Manchester United akan menawarinya kontrak baru.

Pemain Uruguay itu telah melepaskan tekanan dari pundak Anthony Martial, dan menawarkan sesuatu yang berbeda dengan gaya bermain serba bisa.

4.Ryan Bertrand (Southampton)

Ryan Bertrand telah mengakui bahwa dia menginginkan kontrak jangka panjang dengan Southampton, jadi situasi ada di tangan The Saints sekarang.

Bertrand telah menjadi salah satu pemain paling konsisten untuk Southampton sejak bergabung dengan mereka pada tahun 2015, dan sering menjadi andalan tim.

Bertrand nyaris memainkan semua pertandingan untuk Southampton musim ini, tetapi dia berusia 31 tahun, jadi masih harus dilihat apakah Saints akan menawarkan kontrak jangka panjang.

Mantan bek sayap Chelsea ini telah membuat lebih dari 200 penampilan untuk Southampton. Jika dia benar-benar menjadi agen bebas pada musim panas, dia kemungkinan akan diminati karena akan ada beberapa klub EPL yang mengantri untuk mengontraknya.

5.Demarai Grey (Leicester City)

Demarai Grey menolak kontrak baru oleh Leicester City, dan hampir bisa dipastikan bahwa dia akan menjadi agen bebas di musim panas. Manajer Brendan Rodgers hampir tidak menggunakan Gray musim ini, karena pemain berusia 24 tahun itu baru tampil dua kali di semua kompetisi sejauh ini: satu di Premier League, dan satu di Carabao Cup.

Semakin rumit ketika Gray dikeluarkan dari skuat Liga Europa oleh Rodgers, dan dia lebih sering tampil untuk tim U-23 daripada tim senior.

Masih berusia 24 tahun, Grey masih memiliki banyak hal, dan tidak ada keraguan bahwa dia akan diincar oleh beberapa klub di musim panas.

Pemain sayap ini dikenal karena kecepatan dan kemampuannya untuk menghadapi pemain di lini serang, tetapi dia belum membawa permainannya ke level lebih tinggi.

Advertisement
Comments