Terlepas dari kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola Asia terus berada di belakang Eropa saat ini.

Namun, entah di Eropa atau di tanah airnya sendiri, banyak pesepakbola Asia yang menunjukkan kemajuan yang dibuat oleh benua tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Ada juga kemajuan dalam arti bahwa pemain terbaik dari benua tidak hanya datang dari negara tradisional seperti Jepang, Korea Selatan, dan Iran.

Hal itu dicontohkan saat Piala Asia AFC 2019 dimenangkan oleh Qatar yang tampil sebagai juara pertama dalam sejarahnya.

Tuan rumah Piala Dunia 2022 itu telah memiliki rencana untuk meningkatkan sepak bola mereka, dan itu jelas terbayar untuk saat ini.

Untuk itu, mari kita simak 5 pesepakbola terbaik Asia saat ini.

5.Hiroki Sakai

Hiroki Sakai yang berposisi sebagai bek kanan telah menjadi salah satu pembawa bendera untuk pesepakbola Jepang belakangan ini.

Sejak 2012, ketika ia pindah dari Kashiwa Reysol ke tim Bundesliga Hannover 9, dan- Sakai telah menjadi sosok konstan di liga-liga besar Eropa.

Pada 2016, Sakai pindah dari Hannover ke Marseille dan sekarang menjadi bek kanan utama mereka di bawah kepelatihan Andre Villas-Boas.

Musim ini, Sakai tampil untuk Marseille di babak grup Liga Champions dalam grup yang juga menampilkan Manchester City, Porto, dan Olympiakos.

Sakai juga telah membuat 64 penampilan untuk tim nasional Jepang, termasuk di Piala Dunia 2018, ketika timnya menyelesaikan turnamen di babak 16 besar. Jepang unggul dua gol melawan Belgia tetap akhirnya kalah 3-2.

4.Hwang Hee-Chan

Saat ini di RB Leipzig, Hwang Hee-Chan adalah salah satu bintang sepak bola Korea Selatan.

Hee-Chan benar-benar menjadi pusat perhatian sepak bola Eropa musim lalu, ketika dia bermain untuk klub Austria RB Salzburg.

Secara khusus, Hwang tampil luar biasa di Anfield melawan Liverpool dalam pertandingan penyisihan grup Liga Champions.

Namun, sejak kepindahannya ke Leipzig, Hee-Chan belum mendapatkan tempat reguler dibawah asuhan Julian Nagelsmann. Pemain Korea Selatan itu telah dikaitkan untuk pindah dari Leipzig dalam beberapa bulan setelah bergabung dengan tim tersebut.

3.Sardar Azmoun

Dijuluki sebagai Lionel Messi dari Iran, Azmoun telah menjadi salah satu pemain terbaik Asia sejak pindah ke Eropa pada 2013.

Saat berusia 18 tahun, Azmoun meninggalkan Sepahan di negara asalnya Iran untuk bergabung dengan Rubin Kazan di Rusia. Sejak itu, dia tinggal di Rusia dan menjadi salah satu penyerang terbaik di liga itu.

Advertisement

Setelah menghabiskan empat musim dalam dua periode berbeda di Kazan, ia juga pindah ke raksasa Rusia Zenit St. Petersburg dari Rubin.

Namun, seperti banyak pemain besar di benua itu, Azmoun belum memenangkan Piala Asia, yang akan menjadi motivasi utama baginya.

Pada edisi terakhir di UEA, Iran kalah telak di babak semifinal oleh Jepang.

2.Takumi Minamino

Minamino mengalami kesulitan adaptasi sejak pindah ke Liverpool dari RB Salzburg pada Januari 2020. Dia baru mencetak satu gol liga untuk The Reds sejauh ini dan sedang berjuang untuk menemukan waktu bermain reguler.

Namun, ada cukup banyak gambaran tentang betapa bagusnya Minamino selama waktunya bersama RB Salzburg dan penampilannya bersama tim nasional Jepang.

Seperti Hwang, orang Jepang adalah salah satu dari mereka yang menjadi pusat perhatian selama bertugas dengan RB Salzburg di Austria. Di tim yang juga berisi Erling Haaland, Minamino dikabarkan dikagumi para pemain Liverpool.

Dilaporkan juga bahwa para pemain sendiri mendesak Klopp untuk memboyong Minamino ke Anfield.

Meskipun dia belum cukup berhasil di Anfield, dia masih memiliki usia emas kedepannya.

1.Son Heung-min

Megabintang sepak bola Asia yang tak terbantahkan, ada juga alasan bagus untuk dibuat karena Son menjadi satu-satunya pemain kelas dunia dari Asia saat ini.

Dia secara konsisten berada di dekat puncak daftar pencetak gol Premier League dalam beberapa musim terakhir. Son bersaing untuk Premier League Golden Boot sekali lagi musim ini.

Dia saat ini berada di urutan kedua dalam klasemen Golden Boot, tepat di belakang Mohamed Salah dari Liverpool dan sejajar dengan rekan setimnya di Spurs Harry Kane.

Son juga memenangkan medali emas di Asian Games di Jakarta pada 2018, yang membebaskan dirinya dari wajib militer di Korea Selatan.

Namun, dia masih belum memenangkan Piala Asia bersama Korea Selatan. Pada 2019, ia hanya bergabung dengan tim untuk mencapai babak gugur kompetisi, di mana mereka kalah di semifinal dari Qatar.

Advertisement
Comments